KEK Singhasari Gandeng IIM Bangalore India Untuk Mencetak Pemimpin Bisnis Masa Depan
KEK Singhasari mulai dikenal dunia. Kini giliran India menyusul Inggris dan Australia mulai memasuki lewat bidang pendidikan tinggi dan pengembangan talenta.
MALANG - Dunia makin mempercayai KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Singhasari, dan kini giliran India menyusul Inggris dan Australia mulai memasuki lewat bidang pendidikan tinggi dan pengembangan talenta.
Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan India telah ditandatangani di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Senin (6/7/2026) kemarin, yakni antara Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dengan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore.
Penandatanganan MoU tersebut terlaksana dalam momentum kunjungan Perdana Menteri India, H.E. Narendra Modi, ke Indonesia.
Kesepakatan itu sekaligus mendukung pengembangan KEK Singhasari sebagai pusat pendidikan internasional (international education hub) bagi Indonesia dan kawasan ASEAN.
Indonesia dan India kali ini telah mengambil langkah strategis yang semakin nyata dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan talenta.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh CEO PT Intelegensia Grahatama (BUPP KEK Singhasari, David Santoso dengan Director-in-
Charge IIM Bangalore, Prof. Dinesh Kumar Unnikrishna.
Prosesi itu disaksikan langsung oleh Duta Besar India untuk Republik Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, serta Sekjen Dewan Kawasan Ekonomi Khusus, Rizal Edwin Manangsang.
Penandatanganan yang berlangsung dalam rangkaian kunjungan bersejarah Perdana Menteri India, Narendra Modi ke Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan KEK Singhasari sebagai international education hub.
Ekosistem ini mengintegrasikan pendidikan, inovasi, teknologi, dan investasi dalam satu kawasan terpadu.
Kerja sama strategis ini sekaligus melengkapi keberadaan King's College London (KCL) yang telah lebih dulu hadir memelopori
klaster pendidikan di KEK Singhasari.
Membangun Jembatan Pengetahuan dan Diplomasi Ekonomi
Sebagai KEK pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk pendidikan dengan mandat tambahan dibidang teknologi, pariwisata, dan ekonomi kreatif, KEK Singhasari memegang peran penting dalam agenda transformasi ekonomi nasional.
Kehadiran IIM Bangalore, yang merupakan salah satu institusi pendidikan manajemen paling dihormati di India, diharapkan
mampu menjadi jembatan baru bagi pengetahuan, kepemimpinan, dunia usaha, dan kerja sama
ekonomi kedua negara.
Dalam konteks global saat ini, modal manusia (human capital) telah bertransformasi menjadi infrastruktur ekonomi yang krusial.
Bakat, kepemimpinan, keunggulan manajerial, dan kapasitas inovasi kini memiliki urgensi yang setara dengan infrastruktur fisik seperti jalan, pelabuhan, maupun jaringan digital.
Jika Indonesia ingin terus naik dalam rantai nilai (value chain), menarik investasi berkualitas tinggi, dan bersaing dalam industri masa depan, maka investasi pada kualitas manusia dan institusi adalah sebuah keharusan. Kemitraan ini sekaligus juga membawa nilai historis yang mendalam.
Terletak di Jawa Timur, di kaki Gunung Arjuna, Singhasari dulunya merupakan kerajaan besar yang menjadi fondasi panjang
Nusantara, yang dahulu turut dibentuk oleh pertukaran intelektual dan budaya dengan anak benua.
India. Melalui kolaborasi abad ke-21 ini, jembatan kuno tersebut diperbarui melalui jalur pendidikan, inovasi, teknologi, dan transformasi ekonomi.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% dan Visi Indonesia Emas 2045
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso mengatakan, bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
Menurutnya, target besar tersebut wajib disokong oleh peningkatan investasi yang selaras dengan produktivitas, inovasi, serta pengembangan talenta nasional.
Melalui kemitraan ini, IIM Bangalore secara bertahap akan menghadirkan berbagai program pendidikan manajemen bertaraf internasional di KEK Singhasari.
Program-program tersebut meliputi executive education, sertifikasi, pelatihan korporasi, hingga pengembangan program
diploma dan Global MBA.
Pemerintah Indonesia menyambut baik inisiatif ini karena dinilai sangat selaras dengan prioritas nasional dalam hal pengembangan modal manusia, investasi, inovasi, hilirisasi, transformasi digital, serta visi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan para pemimpin bisnis yang mampu mengelola kompleksitas global, namun juga
menjadi katalisator diplomasi ekonomi yang lebih luas, menghubungkan pelaku usaha, investor, akademisi, dan pembuat kebijakan dari kedua negara.
Kerja sama yang erat ini sekaligus menjadi refleksi nyata dari semangat kerja sama Selatan-Selatan (South-South cooperation).
Sebagai dua negara demokrasi besar dan kekuatan penting di Global South, Indonesia dan India membuktikan bahwa kemitraan yang setara, saling menghormati, dan praktis bisa menciptakan mesin pertumbuhan baru demi kemakmuran bersama.
Sekolah Bisnis Terbaik
IIM Bangalore adalah sekolah bisnis terbaik di India yang didirikan pada tahun 1973.
Institusi ini berlokasi di Kota Bangalore, India, dengan kampus seluas sekitar 40 hektare dan berstatus sebagai Institute of National Importance.
Program Master of Business Administration (MBA) unggulannya menempati peringkat ke-28 dunia, mencerminkan reputasi IIM Bangalore sebagai salah satu institusi pendidikan manajemen terkemuka di tingkat internasional.
Sementara itu Susiwijono Moegiarso dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
Target ambisius itu memerlukan peningkatan investasi yang diiringi produktivitas lebih tinggi, inovasi, serta penguatan talenta nasional.
"Sebagai KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada ekonomi digital, pendidikan, dan teknologi, KEK Singhasari terus berkembang menjadi pusat inovasi dan pengembangan talenta bertaraf internasional. Dengan hadirnya IIM Bangalore, mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam pengembangan KEK di Indonesia, dari kawasan industri menjadi ekosistem inovasi yang mengintegrasikan investasi, pendidikan, teknologi, riset, dan pengembangan talenta untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Kerja sama ini juga didukung oleh hubungan ekonomi bilateral yang terus menguat.
Pada tahun 2025, nilai perdagangan Indonesia dan India mencapai US$23,2 miliar, sedangkan selama periode Januari hingga April 2026 telah mencapai US$7,9 miliar. Dalam beberapa bulan terakhir, KEK Singhasari juga berkembang sebagai platform strategis kerja sama Indonesia–India melalui berbagai inisiatif, seperti Cyber Defence Academy dan Mumbai–Malang Creative Tech Corridor. Kemitraan dengan IIM Bangalore melengkapi pilar kerja sama kedua negara melalui pengembangan pendidikan kepemimpinan dan manajemen.
Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut:
Corporate Secretary PT Intelegensia Grahatama : Kriswidyat Praswanto 08123003414
Tag;
Apa Reaksi Anda?