JFC 2026 Digelar Juli, Pemkab Jember Siapkan Layanan Becak Listrik Gratis
Pelaksanaan ajang tahunan yang dinanti-nanti, Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-24 pada tahun 2026 ini dipastikan akan mengalami perubahan jadwal.
JEMBER -
Pelaksanaan ajang tahunan yang dinanti-nanti, Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-24 pada tahun 2026 ini dipastikan akan mengalami perubahan jadwal.
Jika biasanya karnaval busana spektakuler ini digelar pada bulan Agustus, kali ini Pemkab Jember memajukannya ke bulan Juli.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, peemuda dan Olahraga (Kadisparbudpora) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandi, dalam acara Karnaval SCTV yang digelar di Jember.
"Tahun ini, khususnya yang ke-24 tahun 2026, yang biasanya JFC dilaksanakan di bulan Agustus, kali ini dimajukan. Mulai tanggal 24 Juli sampai dengan 26 Juli," ungkap Bobby Arie Sandi, Minggu (17/5/2026).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat luar daerah untuk datang dan menyaksikan langsung kemegahan JFC tahun ini.
Di lokasi yang sama, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Achmad Imam Fauzi, turut memberikan pandangannya mengenai eksistensi JFC yang kini telah menginjak usia 24 tahun.
Menurutnya, JFC bukan sekadar tentang urusan kostum semata, melainkan wadah besar yang membawa dampak perubahan dari sebuah ide.
"Dari sebuah ide, gagasan yang lahir dari putra Jember, itu bisa merambah apa pun. Pertama, bisa berkebudayaan, bukan hanya persoalan kostum saja. Bisa mengenalkan kebudayaan, membuat metafora tentang kemanusiaan, lingkungan, dan juga tentang kehidupan. Pelajarannya, jangan remehkan sebuah ide," tutur Achmad Imam Fauzi.
Selain pengumuman jadwal JFC, Pj Sekda Jember juga membeberkan program sosial dari pemerintah, salah satunya mengenai operasional Becak Listrik (BL) yang sempat dicoba oleh para pengisi acara.
Fauzi menjelaskan bahwa pengadaan becak listrik tersebut merupakan bantuan dari Presiden RI sebagai bentuk keberpihakan kepada warga kurang beruntung yang bekerja sebagai tukang becak.
Lebih lanjut, ia menyampaikan kebijakan strategis dari Bupati Jember Muhammad Fawait untuk mendukung penuh fasilitas transportasi ramah lingkungan ini di tahun 2026.
"Kebijakan Jember, gus bupati di tahun ini, juga memberikan gratis SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang akan dibangun di halte-halte seputaran Jember ini. Jadi ada trade-off tukar tambah kepentingan, kebijakan Bupati tidak hanya menerima tetapi juga memberikan secara gratis kepada saudara-saudara kita yang bekerja di becak listrik, dalam tahun ini secepatnya," pungkas Fauzi.
Dengan adanya pergeseran waktu pelaksanaan JFC ke bulan Juli serta kesiapan fasilitas penunjang transportasi ramah lingkungan, Pemkab Jember berharap perputaran ekonomi kreatif di wilayah Jember dapat berjalan semakin optimal dan memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi masyarakat. (*)
Apa Reaksi Anda?