Jembatan Sentong Segera Dibongkar, Pemkab Bondowoso Siapkan Akses Darurat untuk Pejalan Kaki

Penutupan total Jembatan Sentong tidak sepenuhnya menghentikan aktivitas warga. Selama beberapa waktu terakhir,

April 15, 2026 - 12:31
Jembatan Sentong Segera Dibongkar, Pemkab Bondowoso Siapkan Akses Darurat untuk Pejalan Kaki

BONDOWOSO - Penutupan total Jembatan Sentong tidak sepenuhnya menghentikan aktivitas warga. Selama beberapa waktu terakhir, masyarakat masih memanfaatkan jembatan tersebut untuk menyeberang dengan berjalan kaki. Bahkan, di sekitar lokasi sempat muncul parkir dadakan sebagai tempat penitipan kendaraan.

Namun situasi itu tak akan berlangsung lama. Dalam beberapa hari terakhir, dua unit alat berat berupa eskavator dan bore pile telah didatangkan ke lokasi. 

Kehadiran alat tersebut menandai dimulainya proses penggantian jembatan, yang akan diawali dengan pembongkaran total konstruksi lama. Otomatis, akses penyeberangan warga pun akan ditutup sepenuhnya.

Mengantisipasi terputusnya mobilitas warga, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai membangun jembatan darurat berbahan kayu. 

“Fasilitas ini disiapkan khusus untuk menjaga akses penyeberangan selama proses pembangunan berlangsung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo. 

Menurutnya, pembangunan jembatan darurat tersebut didanai dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan nilai sekitar Rp 75 juta. “Memakai konstruksi kayu,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026). 

Ia menjelaskan, jembatan darurat ini diprioritaskan untuk pejalan kaki. Meski secara teknis dimungkinkan dilalui kendaraan roda dua.

Ia mengaku tetap akan melakukan uji kelayakan sebelum jembatan digunakan. “Nanti sebelum dibuka, atau digunakan kami akan melakukan pengujian,” terangnya.

Pengerjaan jembatan darurat ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan sejak dimulai pada Minggu (11/4/2026) kemarin. 

Dengan demikian kata dia, saat pembongkaran Jembatan Sentong berlangsung, warga tetap memiliki akses alternatif untuk menyeberang.

“Kami sesuaikan dengan kekuatan kayunya. Maksimal bebannya berapa, tingginya harus berapa. Nanti jalur masuk dan keluarnya kami sesuaikan,” pungkasnya. (*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow