Jaga Tradisi dan Budaya, Ribuan Warga Gumelem Kulon Banjarnegara Ikuti Grebeg Suran Sunan Geseng
Kegiatan yang digelar untuk kali keenam kali ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT dan upaya pelestarian warisan budaya leluhur.
BANJARNEGARA - Ribuan masyarakat Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara mengikuti tradisi Grebeg Suran Sunan Geseng di kawasan Makam Sunan Geseng desa setempat, Selasa (7/7/2026)
Kegiatan yang digelar untuk kali keenam kali ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT dan upaya pelestarian warisan budaya leluhur.
Acara berlangsung khidmat diikuti oleh masyarakat, tokoh adat, perangkat desa dan tamu undangan dari berbagai kota di Banjarnegara.
Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Grebeg Suran Sunan Geseng diawali dengan 'Pendeman', yaitu penguburan kepala kambing di dekat tugu prasasti sebagai simbol doa keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kirab pusaka menuju Makam Sunan Geseng untuk melakukan doa bersama, prosesi ritual jamasan pusaka (pencucian keris dan kain peninggalan leluhur). Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi Rebutan Gunungan.
Agenda Tahunan
Kepala Desa Gumelem Kulon, Arief Machbub dalam kesempatan ini menjelaskan, bahwa Grebeg Suran merupakan agenda budaya tahunan yang lahir dari inisiatif masyarakat Gumelem bagian atas.
Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur atas nikmat kesehatan, umur panjang, dan rezeki.
“Grebeg Suran ini sudah memasuki penyelenggaraan yang keenam. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT sekaligus bentuk pelestarian adat dan budaya yang menjadi warisan leluhur,” tuturnya.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, S.Sos., kepada media, Rabu (8/7/2026) menyampaikan Grebeg Suran di Desa Gumelem Kulon memiliki makna luas.
Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan ini juga merupakan ungkapan syukur masyarakat atas kemajuan di berbagai sektor seperti mulai dari ekonomi, kesejahteraan, hingga kerukunan dan kekompakan warga.
Sehingga tradisi seperti ini harus terus dijaga agar tetap hidup dan berkembang. Oleh karena itu Pemerintah melalui melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berkomitmen mendukung kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata daerah di Wilayah Kabupaten Banjarnegara. (*)
Apa Reaksi Anda?