Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua Diimbau Sudah Memakai Kain Ihram dari Embarkasi

Memasuki gelombang kedua keberangkatan jemaah haji Indonesia yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah pada Kamis (7/5/2026) esok, jemaah haji Indonesia diimbau sudah berihram sejak

Mei 6, 2026 - 22:31
Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua Diimbau Sudah Memakai Kain Ihram dari Embarkasi

JAKARTA - Memasuki gelombang kedua keberangkatan jemaah haji Indonesia yang mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah pada Kamis (7/5/2026) esok, jemaah haji Indonesia diimbau sudah berihram sejak dari embarkasi.

Tujuan penggunaan kain ihram di embarkasi masing-masing untuk memudahkan proses miqat dan meskipun telah berihram, jemaah haji Indonesia masih diperbolehkan menggunakan pakaian yang berjahit karena belum berniat ihram.

"Kain ihram ini cukup kalau dipakai, karena kita statusnya belum niat, ditangkupkan menyerupai selimut supaya jemaah tidak masuk angin," kata Pembimbing Ibadah PPIH Arab Saudi Anis Diyah di Madinah, dikutip pada Rabu (6/5/2026).

Anis menegaskan selama belum niat ihram, jemaah masih boleh menggunakan pakaian yang berjahit maupun larangan ihram lainnya. Adapun larangan ihram mulai berlaku jika nanti niat sudah diucapkan.

Adapun niat ihram, lanjut Anis, bisa dilakukan di yalamlam, atau di Bandara Jeddah.

"Larangannya nanti ketika berniat, tidak bolehnya nanti setelah labaikallahuma umratan," tegasnya.

Anis menjelaskan, setibanya di Bandara Jeddah nanti, tim bimbingan ibadah (bimbad) juga akan mengingatkan kembali kepada jemaah untuk berniat dan mulai menerapkan larangan-larangan ihram.

"Pemerintah Indonesia mengimbau jemaah sudah pakai baju ihram dari Indonesia mendarat di Jeddah akan kita pandu kami petugas bimbad, memantu jemaah berniat ihram, kita tentunya akan mengingatkan larangan, konsekuensinya akan ada Dam," jelasnya.

"Petugas kita semua lintas tusi (tugas dan fungsi) saling bantu untuk saling mengingatkan jemaah," tandasnya.

Adapun larangan setelah niat ihram adalah berhubungan seksual suami istri, kontak fisik dengan syahwat, masturbasi, nikah atai menikahkan, menggunakan wangi-wangian, meminyaki rambut, mencukur rambut dan bulu ditubuh, memotong kuku, menutup kepala, menutup wajah, mengenakan pakaian berjahit, berburu dan memotong pohon atau mencabut rumput hijau.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow