Jelang Idulfitri 1447 H, Pemkab Morotai Salurkan Bantuan Sosial Kepada 2.360 Penerima

Jelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Pemkab Pulau Morotai melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyalurkan bantuan sosial berupa uang kepada janda cerai mati

Maret 17, 2026 - 11:30
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemkab Morotai Salurkan Bantuan Sosial Kepada 2.360 Penerima

MOROTAI Jelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Pemkab Pulau Morotai melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyalurkan bantuan sosial berupa uang kepada janda cerai mati, lansia, anak yatim piatu dan disabilitas atau penyandang cacat. Bantuan ini bertujuan meringankan beban hidup dan untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar serta merasakan kebahagiaan di hari raya. 

Bantuan bulanan yang dikemas dalam program Morotai Sejahtera oleh pemerintahan Rusli-Rio ini mulai disalurkan pada Senin (16/3/2025) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) setempat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial dan PPPA Pemkab Pulau Morotai, Ansar Tibu, kepada TIMES Indonesia. 

Menurut Ansar Tibu, penyaluran bantuan sosial untuk dua bulan sekaligus, yakni Januari-Pebruari ini dilakukan secara langsung oleh Bank BRI kepada penerima, sehingga mereka dapat merasakan langsung manfaat dari bantuan tersebut, dengan harapan dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi mereka yang menerimanya. 

"Bantuan sosial ini disalurkan kepada masyarakat di enam kecamatan di Pulau Morotai. Dimana jumlah total penerima untuk lansia 1.514 orang, janda cerai mati 404 orang, anak yatim piatu 36 orang dan disabilitas 406 orang. Lansia dan janda menerima Rp 300 ribu perbulan, sementara anak yatim dan disabilitas Rp 100 ribu perbulan. Total penerima bantuan program Morotai Sejahtera secara keseluruhan adalah 2.360 orang," tegasnya. 

CDN ImageSuasana penyaluran Bansos di BRI Pulau Morotai. Selasa (7/3/2026). (Foto: Abdul H Husain/TIMES Indonesia).

Orang nomor satu di Dinas Sosial dan PPPA ini mengutarakan bahwa jumlah penerima bantuan tersebut adalah mereka yg sudah mempunyai rekening bank BRI, sementara untuk bulan depan jumlah penerima dipastikan bertambah mengingat data penerima bansos khususnya janda dan lansia yang sudah terdaftar tapi belum memiliki rekening bank masih ada.  

Kemudian, lanjut dikatakan Ansar, terkait dengan jumlah nominal bantuan yang tahun sebelum diterima Rp 2 juta untuk janda dan Rp 1 juta untuk lansia, ditahun 2026  ini jumlahnya diturunkan dengan pertimbangan menurunnya penerimaan daerah dari pusat disebabkan efisiensi  pembiaayaan ditambah dengan beban utang daerah ke pusat yaitu dana ( PEN) masa pemerintah sebelumnya. 

"Hal tersebut menjadi alasan, sehingga dengan berbagai pertimbangan pemerintah daerah mengambil kesimpulan bahwa bantuan sosial perlu  dikurangi karena beratnya beban daerah. Jika kedepan Insyah Allah penerimaan daerah sudah normal maka  angka itu akan berubah.
Demikian trima kasih," pungkas Kadinsos dan PPPA Pulau Morotai, Ansar Tibu. 

Sesuai data penerima bantuan sosial program Morotai Sejahtera Pemkab Pulau Morotai yang di rekap TIMES Indonesia, untuk bulan Januari dan Pebruari dimana lansia sebanyak 1.514 orang atau Rp 908,400.000, janda 404 orang atau Rp 242.400.000, anak yatim piatu 36 orang atau Rp 7.200.000 dan disabilitas 406 orang atau Rp 81.200.000. Total anggaran yang Pemda Morotai salurkan Rp 1.239.200.000.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow