Jalur Ponorogo–Pacitan Dibuka Lagi, PU Bina Marga Berlakukan Batas Tonase di Jembatan Plapar
Akses utama Ponorogo–Pacitan via Jembatan Plapar kembali dibuka dengan batas tonase maksimal 10 ton, sementara truk besar dialihkan ke jalur alternatif demi alasan keselamatan.
PACITAN - Akses utama Ponorogo–Pacitan melalui Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, kembali dibuka mulai Rabu pagi (20/5/2026).
Namun, kendaraan dengan muatan di atas 10 ton masih dilarang melintas menyusul kondisi pondasi jembatan yang mengalami gerusan.
Kasatlantas Polres Pacitan AKP Moch Angga Bagus Sasongko mengatakan jalur tersebut sudah dapat dilalui sejak pukul 08.00 WIB setelah sebelumnya ditutup total akibat longsor.
“Informasi PU Bina Marga, hari ini pukul 08.00 WIB jalur Ponorogo–Pacitan sudah bisa dilalui dengan tonase maksimal 10 ton,” ujar Angga, Rabu (20/5/2026).
Pembatasan diberlakukan setelah hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum menunjukkan adanya kerusakan pada bagian bawah pondasi Jembatan Plapar.
Menurut Angga, kondisi itu membuat kendaraan bertonase besar belum diperbolehkan melintas demi menghindari risiko yang lebih besar.
“Untuk Jembatan Plapar hasil koordinasi dengan Dinas PU, mengingat pondasi bawah jembatan terjadi gerusan sehingga muatan tonase kendaraan dibatasi maksimal 10 ton yang diperbolehkan melintas,” jelasnya.
Sebelumnya, akses Ponorogo–Pacitan sempat ditutup total akibat longsor di sekitar Jembatan Plapar. Penutupan dilakukan untuk keselamatan pengguna jalan karena kondisi jalur dinilai membahayakan.
Kini, kendaraan roda empat maupun angkutan barang dengan muatan di bawah 10 ton sudah diperbolehkan melintas. Sementara kendaraan besar diminta menggunakan jalur alternatif.
“Kalau jembatan, untuk muatan besar bisanya lewat Wonogiri,” kata Angga.
Pengendara kendaraan berat diarahkan melalui jalur Sumoroto–Purwantoro–Kismantoro–Jeruk–Nawangan menuju Pacitan atau sebaliknya.
Alternatif lain bisa melalui Trenggalek, Panggul, dan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Polisi juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Jembatan Plapar, terutama karena kondisi jalan masih rawan setelah cuaca buruk.
“Imbauan untuk masyarakat agar berhati-hati saat melewati Jembatan Plapar Ponorogo,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?