Jalan Sempit, Truk Bermuatan Kayu Terguling di Jalur Alternatif Bondowoso
Sebuah truk bermuatan kayu mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Senin (2/3/2026) sore.
BONDOWOSO Sebuah truk bermuatan kayu mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Senin (2/3/2026) sore.
Insiden tersebut sempat memicu kepadatan lalu lintas cukup panjang. Jalan tersebut saat ini menjadi jalur alternatif kendaraan arah Bondowoso-Jember dan sebaliknya, setelah Jembatan Sentong ditutup total karena ambruk.
Truk bernomor polisi N-8653-UO itu diketahui melaju dari arah utara menuju selatan dengan muatan kayu penuh. Saat melintasi ruas jalan yang sempit, kendaraan tersebut berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Kondisi badan jalan yang terbatas membuat ruang gerak sopir semakin menyempit.
Akibatnya, truk kehilangan keseimbangan dan terperosok ke sisi kiri jalan hingga terguling ke area persawahan milik warga. Beruntung, seluruh muatan kayu langsung jatuh ke sawah sehingga tidak menutup total badan jalan.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Bondowoso segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.
Proses evakuasi muatan kayu berlangsung hingga menjelang tengah malam. Selama penanganan berlangsung, polisi menerapkan sistem buka-tutup jalur guna mengurai antrean kendaraan yang mengular di kedua arah.
Anggota Satlantas Polres Bondowoso yang berada di lokasi, Aiptu Andre memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kecelakaan dipicu kondisi jalan yang tidak ideal untuk kendaraan besar berpapasan.
“Karena itu kami mengimbau pengemudi truk maupun bus agar menggunakan jalur alternatif lain yang lebih lebar dan aman.
Informasi yang dihimpun, kayu tersebut rencananya akan dikirim ke Desa Sumberjambe, Kabupaten Jember.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejak amblesnya Jembatan Sentong yang menjadi penghubung utama Bondowoso–Jember, arus kendaraan roda empat dialihkan melalui Desa Jetis.
Sementara kendaraan roda enam seperti bus dan truk besar diarahkan melalui jalur alternatif di wilayah Grujugan guna mengurangi risiko kecelakaan di ruas jalan yang sempit tersebut.(*)
Apa Reaksi Anda?