Jalan Rusak Parah, Warga Pangadegan Kota Banjar Tagih Janji Perbaikan

Warga mengaku lelah menanti realisasi perbaikan jalan yang aksesnya menjadi urat nadi mobilitas ekonomi dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

April 15, 2026 - 09:26
Jalan Rusak Parah, Warga Pangadegan Kota Banjar Tagih Janji Perbaikan

BANJAR - Kondisi infrastruktur jalan penghubung menuju Lembur Balong di Lingkungan Pangadegan, RT 02/RW 18, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, kian memprihatinkan.

Warga setempat mengaku lelah menanti realisasi perbaikan jalan yang aksesnya menjadi urat nadi mobilitas ekonomi dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Ketua RT 02, Yaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempuh jalur administratif sejak tahun 2023 dengan mengajukan proposal perbaikan jalan kepada pihak Kelurahan Hegarsari.

Bahkan, menurut Yaya, petugas dari kelurahan sudah sempat turun ke lapangan untuk melakukan survei. Namun, hingga pertengahan April 2026 ini, tanda-tanda dimulainya pengerjaan belum juga terlihat.

"Sudah kami ajukan sejak 2023. Survei pun sudah pernah dilakukan, tapi sampai sekarang perbaikan jalan tak kunjung ada realisasi. Warga sudah sangat menunggu karena kondisi jalan yang kian hari kian rusak," ujar Yaya saat ditemui, Rabu (15/4/2026).

Jalan penghubung ke arah Lembur Balong ini memiliki panjang total sekitar 3 kilometer.

Kondisinya kini dilaporkan mengalami kerusakan parah di berbagai titik, yang sangat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Yaya menambahkan, meskipun beberapa waktu lalu sempat ada perbaikan swadaya atau penanganan darurat pada segmen jalan dengan lebar 2,5 meter dan panjang 12 meter, hal tersebut dirasa belum cukup untuk menutupi skala kerusakan yang ada.

"Yang sudah diperbaiki baru sekitar 12 meter saja. Itu pun belum bisa menutupi kebutuhan perbaikan akses jalan sepanjang 3 kilometer yang kondisinya memang rusak berat. Kami berharap pemerintah kota, khususnya dinas terkait, bisa segera memberikan solusi konkret," tegasnya.

Kerusakan jalan ini dikhawatirkan dapat menghambat distribusi hasil bumi warga dan mobilitas anak sekolah maupun pekerja yang setiap harinya melintasi jalur tersebut.

Warga berharap pemerintah segera mengalokasikan anggaran perbaikan agar aktivitas masyarakat di lingkungan Pangadegan dapat kembali lancar dan aman.

Warga RT 02/RW 18 tetap menanti kepastian kapan janji perbaikan infrastruktur ini akan diwujudkan.

Kondisi infrastruktur jalan di RT 2 RW 18, Lingkungan Pangadegan, Kelurahan Hegarsari, diakui Lurah Hegarsari, Angga Tri Permana, hingga saat ini masih menjadi perhatian serius pihak kelurahan.

Menanggapi harapan warga terkait perbaikan jalan tersebut, Lurah Hegarsari memberikan penjelasan mengenai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah kelurahan.

Angga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berjuang untuk memasukkan perbaikan jalan ini ke dalam program pembangunan sejak beberapa tahun terakhir.

Usulan tersebut secara konsisten telah diajukan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) berturut-turut pada tahun 2023, 2024, hingga 2025.

"Kami sudah mengawal usulan perbaikan jalan ini melalui Musrenbang tahun 2023 sampai 2025. Usulan tersebut juga telah kami ajukan ke tingkat kota. Bahkan, kami sudah berupaya mencari celah pendanaan lain melalui bantuan keuangan dari sumber-sumber dana lainnya," ujar Angga.

Koordinasi dengan Bappelitbangda

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak Kelurahan Hegarsari dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), proyek perbaikan jalan di lokasi tersebut sejatinya telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2025.

Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda realisasi di lapangan, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan warga.

Lurah Angga mengaku pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kendala teknis yang menyebabkan tertundanya pelaksanaan perbaikan tersebut.

"Informasi dari Bappelitbangda, perbaikan ini sudah masuk dalam prioritas pembangunan tahun 2025. Namun, kami sendiri belum tahu persis apa kendalanya di lapangan sehingga belum terealisasi," jelas Angga.

"Untuk kepastian waktu pelaksanaannya, memang perlu ditanyakan kembali secara langsung ke pihak Bappelitbangda agar mendapat jawaban yang lebih akurat," tambahnya.

Komitmen Kelurahan

Pihak Kelurahan Hegarsari berkomitmen untuk terus mendampingi warga dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur ini.

Lurah Angga berharap agar proses komunikasi dengan dinas terkait dapat berjalan lancar, sehingga perbaikan jalan di RT 2 RW 18 Pangadegan dapat segera dilakukan demi keamanan dan kenyamanan akses mobilitas masyarakat setempat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow