IMR Soroti Listrik Padam Berulang di Raas saat Ramadan, Minta Evaluasi Pengelola
Kami berdiri bersama masyarakat Raas dan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret yang menjamin stabilitas pasokan listrik ke depannya.
SUMENEP Pemadaman listrik yang terjadi selama kurang lebih dua hari di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menuai respons dari berbagai pihak. Kali ini, Ikatan Mahasiswa Raas (IMR) Malang menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan atas gangguan kelistrikan yang dinilai berulang, terlebih terjadi pada bulan Ramadan.
Ketua IMR Malang, Thaifur Rasyid, menyatakan bahwa padamnya aliran listrik selama dua hari menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap sistem pengelolaan kelistrikan di wilayah kepulauan tersebut.
“Terkait padamnya aliran listrik di wilayah Raas selama kurang lebih dua hari, kami dari Ikatan Mahasiswa Raas Malang menyampaikan keprihatinan sekaligus kekecewaan mendalam atas kondisi yang kembali terulang,” ujar Thaifur dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).
Ia menjelaskan, sistem kelistrikan di Raas menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Menurutnya, menjelang dan selama Ramadan seharusnya telah dilakukan langkah antisipatif berupa pengecekan menyeluruh, perawatan berkala, serta kesiapan teknis untuk mencegah gangguan.
“Jika gangguan tetap terjadi dan berlangsung hingga dua hari, maka patut dipertanyakan sejauh mana kesiapan dan manajemen pemeliharaan yang dilakukan,” katanya.
Thaifur menilai kejadian tersebut menunjukkan perlunya transparansi dari pihak pengelola terkait penyebab utama gangguan, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya pada momen penting seperti Ramadan.
“Kami menilai perlu ada evaluasi serius dan keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai penyebab kerusakan dan progres penanganannya,” ujarnya.
IMR Malang juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya percepatan penanganan dan pemulihan layanan secara maksimal, perencanaan teknis yang lebih matang dan preventif menjelang momen krusial, serta komitmen peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan di Raas.
“Kami mendesak percepatan pemulihan layanan, perencanaan teknis yang lebih matang, serta komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di Raas,” kata Thaifur.
Ia menegaskan, IMR Malang akan terus mengawal persoalan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Raas.
“Kami berdiri bersama masyarakat Raas dan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret yang menjamin stabilitas pasokan listrik ke depannya,” pungkasnya.
Apa Reaksi Anda?