Cegah Bentrok, Personil Gabungan Siaga Amankan Rontek Gugah Sahur Pacitan
Sebanyak 313 personel gabungan disiagakan setiap malam selama Ramadan untuk mengamankan rontek gugah sahur di Pacitan. Pengamanan difokuskan di 24 titik rawan guna mencegah bentrok dan menjaga keterti
PACITAN Sebanyak 313 personil gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, BPBD, Dinas Perhubungan hingga unsur kecamatan dan desa disiagakan setiap malam selama Ramadan untuk mengamankan rontek gugah sahur di Pacitan.
Kabagops Polres Pacitan Kompol Sukinto Herman menjelaskan, pengamanan difokuskan pada 24 titik rawan kawasan kota dan perbatasan Kecamatan Kebonagung.
"Setiap malam selama Ramadan kami terus lakukan pengamanan guna mengantisipasi bentrok antar kelompok," ujarnya, Minggu (22/2/2026) dink hari.
18 desa tercatat menjadi peserta Rontek Gugah Sahur yang dihelat setiap tahun tersebut.
"Kecuali Desa Tambakrejo, Semanten dan Sambong. Sebagian desa ada yang gabungan," tambahnya.
Peserta Rontek saat melintasi depan Kantor Satpol-PP Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
Sementara itu, Kepala Satpol PP Pacitan, Ardyan Wahyudi, menegaskan patroli rutin terus dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat tetap tertib.
“Kami tetap patroli setiap malam selama Ramadan. Sampai saat ini rontek gugah sahur masih aman dan kondusif,” ujarnya terpisah.
Menurut Ardyan, pengamanan tidak dilakukan sendiri. Pihaknya terus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.
Ia berharap tradisi rontek tetap menjadi ruang kebersamaan yang positif. “Mari kita laksanakan rontek gugah sahur ini dengan tertib, penuh tanggung jawab, dan tetap dalam suasana gembira,” katanya.
Seluruh peserta juga diimbau tidak menyalakan flare, petasan, senjata tajam dan mengonsumsi minuman keras demi tercipta ketertiban bersama.
Selain itu, pengawasan akan terus dilakukan sepanjang Ramadan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)
Apa Reaksi Anda?