Ikuti Nafar Awal, 132.568 Jemaah Haji Indonesia Telah Keluar dari Mina
Pergerakan jemaah haji pada fase Nafar Awal mulai berlangsung sejak Jumat (29/5/2026) pagi. Sebanyak 132.568 jemaah haji Indonesia telah keluar dari Mina.
MAKKAH - Pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase Nafar Awal mulai berlangsung sejak Jumat (29/5/2026) pagi hari.
Suasana tenda-tenda jemaah haji Indonesia di Mina tampak ramai dan sibuk mulai dinihari karena jemaah haji secara bertahap menuju ke jamarat untuk lempar tiga jumrah, yakni Ula, Wustha, dan Aqabah.
Usai menyelesaikan rangkaian wajib haji tersebut, jemaah haji Indonesia yang selesai berkemas-kemas di tenda Mina bersiap untuk diberangkatkan ke Makkah menggunakan bus.
Jemaah yang mengikuti fase Nafar Awal, langsung menuju ke bus diangkut menuju Makkah. Sementara jamaah Nafar Tsani melanjutkan bermalam di Mina sebelum sekali lagi lempar tiga jumrah.
Jemaah memilih menjalankan Nafar Awal karena merasa nyaman dengan pilihan ibadah puncak haji tersebut.
“Ya kami merasa nyaman Nafar Awal, jadi setelah sekali lempar jumrah Aqabah dan dua kali lempar tiga jumrah, segera mengikuti arahan petugas menuju ke Makkah untuk tawah ifadhah, sa’i, dan tahalul,” ungkap Dwi Yatmi, jemaah dari embarkasi Solo kloter 54 atau SOC 54 kepada Media Center Haji, Jumat (29/5/2026).
Dia bersama jemaah satu kloter berkomitmen mengikuti Nafar Awal. “Nafar Awal dan Nafar Tsani sama baiknya, kita ke Makkah sekarang, yang nafar tsani besok karena masih menunaikan lempar jumrah lagi,” tuturnya.
Kesibukan di depan semua pintu-pintu markaz tenda Mina melonjak drastis. Sejak pukul 07.00 WAS hingga menjelang zuhur, bus-bus datang dan pergi mengangkut jemaah haji untuk diberangkatkan ke Makkah.
Mayoritas Nafar Awal
Wakil Kepala Satuan Tugas (Wakasatgas) Mina Zaenal Muttaqin menyampaikan pergerakan jamaah dimulai sejak pukul 06.00 WAS.
“Mulai pukul 06.00 sudah ada pergerakan naik bus, sekitar pukul 06.30 hingga 07.00 jemaah sudah mulai meninggalkan Mina menuju Makkah untuk mengambil Nafar Awal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, hingga siang hari sekitar 68 persen jamaah atau sebanyak 132.568 orang telah bergerak meninggalkan Mina. Jumlah tersebut berasal dari sekitar 424 kelompok terbang (kloter) yang telah menyelesaikan mabit di Mina.
“Dari total 527 kloter, sebanyak 424 kloter sudah meninggalkan Mina dan menyelesaikan rangkaian mabit,” terangnya.
Ditambahkan, proses pergerakan jamaah dijadwalkan terlangsung hingga pukul 14.00 WAS, dengan target penyelesaian maksimal pukul 17.00.
Namun demikian, ia mengingatkan jemaah harus sudah keluar dari Mina sebelum matahari terbenam. Jika melewati batas waktu tersebut, maka jamaah wajib melanjutkan mabit dan mengambil Nafar Tsani.
“Apabila melewati waktu terbenamnya matahari, meskipun direncanakan Nafar Awal, jemaah harus melanjutkan mabit di Mina dan mengambil Nafar Tsani,” tuturnya.
Jemaah yang mengambil Nafar Tsani juga nyaman denngan fase tersebut. “Kami ingin menyempurnakan dengan Nafar Tsani, sesuai yang kami sepakati saat manasik,” ungkap Muhammad, jemaah dari SUB 65. (*)
Apa Reaksi Anda?