Harlah ke-80 Muslimat NU Banyuwangi Jadi Momentum Tandang Bareng untuk Kemajuan Daerah

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi, menjadi momentum memperkuat semangat “Tandang Bareng” alias bergerak bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

Mei 25, 2026 - 14:31
Harlah ke-80 Muslimat NU Banyuwangi Jadi Momentum Tandang Bareng untuk Kemajuan Daerah

BANYUWANGI - Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi, menjadi momentum memperkuat semangat “Tandang Bareng” alias bergerak bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

Ya, semangat kolaborasi itu tercermin dalam peringatan Harlah yang digelar di Banyuwangi Park, pada Minggu (24/5/2026), yang dihadiri ribuan kader Muslimat NU dari berbagai penjuru Bumi Blambangan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muslimat NU yang selama ini aktif membantu pemerintah, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga di bidang pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan keluarga.

“Terima kasih atas kontribusi Muslimat selama ini. Di tengah berbagai keterbatasan yang ada saat ini gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” kata Ipuk.

Menurut Ipuk, semangat Harlah ke-80 Muslimat NU diharapkan menjadi energi baru untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, dakwah, dan pembinaan generasi muda yang berkarakter.

“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran sangat penting dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas sekaligus berakhlak baik,” ujarnya.

Harlah MuslimatFoto bersama Harlah ke-80 Muslimat NU di Banyuwangi. (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)

Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi, Nyai Hj. Yayuk Istianah, menegaskan bahwa Muslimat NU siap terus bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.

“Muslimat NU mulai tingkat cabang hingga ranting dan anak ranting akan selalu siap menyukseskan program-program daerah. Jika itu untuk kemaslahatan umat, diminta atau tidak, Muslimat wajib bersinergi,” tegasnya.

Momentum Harlah ini sekaligus menjadi penegas bahwa semangat kebersamaan antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam membangun Banyuwangi yang semakin maju dan berdaya saing. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow