Harga Cabai Tertinggi Ada di Morotai, Plt Sekda: TPID Morotai Segera Sidak Pasar

Perkembangan harga pangan memasuki Bulan Ramadan 2023 sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS RI) Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa mengalami fluktuasi harga yan ...

Maret 28, 2023 - 04:10
Harga Cabai Tertinggi Ada di Morotai, Plt Sekda: TPID Morotai Segera Sidak Pasar

TIMESINDONESIA, PULAU MOROTAI – Perkembangan harga pangan memasuki Bulan Ramadan 2023 sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS RI) Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa mengalami fluktuasi harga yang cukup siknifikan terutama harga cabai merah.

Hal tersebut disampaikan BPS Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini terkait perkembangan harga pangan memasuki bulan Ramadan 2023 saat Rakor pengendalian inflasi secara daring dengan Pemkab Morotai, Senin (27/3/2923).

"Inflasi di negara penduduk muslim memasuki Ramadan 2023 cukup tinggi pada periode bulan Januari-Februari 2023 di beberapa negara penduduk muslim yaitu di negara Bangladesh, Pakistan, Maroko, dan Mesir, serta negara Mesir cukup tinggi yaitu diangka 61,80 persen," ungkapnya.

Ia mengatakan, di samping alasan kenaikan harga pasokan, kecenderung kenaikan harga dibeberapa negara Islam diduga sebagai respon pelaku pasar terhadap naiknya permintaan terhadap komoditas menyambut Ramadan.

"Indek perkembangan Harga (IPH): Sama dengan minggu lalu, secara nasional kenaikan harga tertinggi terjadi di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara dengan nilai IPH 18,52 persen sedangkan penurunan harga tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang dengan nilai IPH -6,66 persen," terangnya. 

IPH Tertinggi Pulau di Indonesia per bulan Maret antara lain: di Pulau Sumatera terjadi di Kabupaten Bener Meriah dengan nilai IPH 4,36 persen, di Pulau Jawa terjadi di Kabupaten Sidoarjo dengan nilai sebesar 4,55 persen, sedangkan di selain Pulau Jawa dan Sumatera terjadi di Kabupaten Buton Utara sebesar 18,52 persen.

Sementara, andil komoditas dalam perubahan indeks perkembangan harga level Kabupaten/Kota per Maret 2023, Cabai Rawit menjadi komoditas yang menyumbang kenaikan harga di 143 Kabupaten/Kota dan menyumbang penurunan harga di 13 Kabupaten/Kota.

"Meskipun beras menyumbang kenaikan di 100 Kabupaten/Kota beras juga menyumbang penurunan pada 80 Kabupaten/Kota, andil penurunan tebesar adalah komoditas cabai pada 110 Kab/Kota. Dari 5 komoditas dengan andil tertinggi cabai rawit cabai merah dan daging ayam ras merupakan komoditas yang mengalami frekuensi harga cukup signifikan," katanya.

Bahkan tegasnya, fluktuasi harga cabai rawit per maret 2023 di Indonesia mengalami di 55 Kabupaten/Kota dan fluktasi harga cabai rawit tertinggi di Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kepahiyang, dan Toja Una-Una.

"Fluktuasi harga cabai merah per maret 2023 di Indonesia mengalami di 81 Kab/Kota dan fluktasi harga cabai rawit tertinggi di Kab. Pulau Morotai, Tomohon, dan Kabupaten Kubu Raya," papar Pudji Ismartini.

Sementara Plt Sekda Morotai F Revi Dara saat dikonfirmasi secara terpisah mengakui hal tersebut dan segera menindak lanjuti dengan melakukan sidak ke pasar Central Business Distric (CBD) Morotai. 

Bahkan Revi menebar ancaman bila ditemukan pedagang cabai sengaja melakukan penimbunan cabe dan bermain harga di hari hari besar keagamaan akan ditindak dan Dinas Pertanian mengambil alih pasar soal harga cabai.

"Mulai Selasa besok Tim Pengendali Inflasi Daeeah (TPID) bersama OPD terkait akan melakukan peninjauan langsung ke pasar di CBD. Bila kedapatan penjual cabai menimbun lalu bermain harga akan diberi sanksi dan Dinas Pertanian mengambil alih pasar soal cabai," tegasnya.

Menurut Revi, sesuai penjelasan Sekertaris Dinas Pertanian Morotai saat ini Petani lokal Morotai sementara panen cabai besar besaran tapi kenapa pedagang menjual cabai memasuki bulan Ramadan 2023 sangat mahal.

"Sesuai penjelasan Sekertaris Dinas Pertanian bahwa stok cabai di Morotai banyak, kok kenapa harga di pasar CBD begitu mahal. Karena harga beli ke petani lokal hanya Rp40 ribu per kilogram, kok dijual pedagang sampai Rp80 ribu perkilogram, padahal Rp50 ribu per kilogram sudah bagus. Hal ini yang harus dievaluasi karena telah memicu inflasi di daerah," pungkas Plt Sekda Morotai.

Diketahui, harga cabai di pasar CBD Morotai sesuai pantauan TIMES Indonesia, sebelumnya dijual pedagang hanya Rp50 ribu per kilogram, namun H-1 memasuki bulan Ramadan 2023 harganya melonjak tajam menjadi Rp80 ribu per kilogram hingga saat ini. Alasan stok terbatas. (*).

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow