Hadirkan Lebaran bagi 424 Anak Yatim, Bantuan Baznas Majalengka Hadirkan Senyum di 10 Muharram

Program bertajuk 'Saatnya Berbagi Kebahagiaan dan Menjadi Bagian Senyum Mereka' ini menjadi langkah perdana yang diinisiasi oleh BAZNAS Majalengka dalam momentum 10 Muharram.

Juni 25, 2026 - 12:31
Hadirkan Lebaran bagi 424 Anak Yatim, Bantuan Baznas Majalengka Hadirkan Senyum di 10 Muharram
MAJALENGKA -

Di tengah riuhnya aktivitas pusat perbelanjaan, suasana berbeda terasa hangat dan menggetarkan hati. Ratusan anak yatim dari berbagai penjuru Kabupaten Majalengka berkumpul, bukan sekadar hadir, tetapi untuk merasakan sesuatu yang mungkin jarang mereka sentuh: kebahagiaan yang utuh.

Program bertajuk 'Saatnya Berbagi Kebahagiaan dan Menjadi Bagian Senyum Mereka' ini menjadi langkah perdana yang diinisiasi oleh BAZNAS Majalengka dalam momentum 10 Muharram, hari yang sarat makna kepedulian terhadap anak yatim.

Ketua BAZNAS Majalengka, H Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi sebuah gerakan nyata yang lahir dari kepedulian bersama.

"Ini adalah program inisiatif kami yang pertama. Tujuannya sederhana namun mendalam, bagaimana di momentum 10 Muharram ini kita benar-benar bisa membahagiakan anak-anak yatim di Kabupaten Majalengka," ujarnya, Kamis (25/6/2026)

Sebanyak 424 anak yatim menjadi bagian dari momen istimewa ini. Mereka tidak pulang dengan tangan hampa. Setiap anak menerima empat kebutuhan penting untuk menunjang pendidikan: alat tulis, seragam sekolah, tas, dan sepatu.

Seluruh paket tersebut memiliki nilai sekitar Rp500 ribu per anak, sebuah angka yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, namun menjadi harapan besar bagi mereka.

Di balik terselenggaranya kegiatan ini, terjalin kolaborasi kuat antara berbagai pihak mulai dari Bupati Majalengka, jajaran OPD, para pengusaha, hingga para muzaki, munfiq, dan pihak yang menyalurkan sedekahnya melalui BAZNAS.

"Alhamdulillah, dengan kolaborasi semua pihak, di kegiatan perdana ini kami bisa 'melebarankan' 424 anak yatim se-Kabupaten Majalengka. Ini adalah bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh," kata Agus.

Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menghadirkan pengalaman baru bagi anak-anak yatim.

Sebagian dari mereka, mungkin untuk pertama kalinya, merasakan suasana pusat perbelanjaan modern, tempat yang sebelumnya hanya mereka dengar, namun belum tentu pernah mereka datangi.

"Hari ini menjadi kesempatan luar biasa bagi mereka. Mereka tahu bahwa BAZNAS hadir di tengah-tengah mereka. Ini bukan hanya bantuan, tetapi menjadi wasilah kasih sayang," tuturnya.

Dengan nada penuh harap, Agus menyampaikan bahwa program ini tidak akan berhenti sebagai seremoni sesaat. Ia berkomitmen menjadikannya agenda tahunan setiap 10 Muharram, sebagai bentuk keberlanjutan kepedulian sosial di Majalengka.

"Insyaallah ini akan kami lakukan setiap tahun. Mohon doa dari semua pihak agar kami terus bisa hadir dan memberi manfaat bagi anak-anak yatim," jelasnya.

Bupati Majalengka H Eman Suherman mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian besar visi mewujudkan Majalengka 'Langkung SAE', khususnya pada misi pembangunan sosial keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak yatim.

"Ini adalah cita-cita besar kami dalam mewujudkan misi pertama, yakni membangun kehidupan sosial keagamaan di Majalengka agar semakin 'Langkung SAE'. Kami ingin memastikan nilai kepedulian sosial tumbuh kuat di tengah masyarakat," ujar Eman.

Dengan berbagai program yang terus berjalan, Pemkab Majalengka menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat secara menyeluruh.

Di balik paket perlengkapan sekolah yang mereka bawa pulang, tersimpan lebih dari sekadar nilai rupiah. Ada harapan, ada perhatian, dan ada pesan kuat bahwa mereka tidak sendiri.

Bahwa di tengah dunia yang terus bergerak cepat, masih ada tangan-tangan yang rela berhenti sejenak untuk berbagi, untuk peduli, dan untuk menjadi bagian dari senyum mereka. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow