Gubernur Ahmad Luthfi Minta Relawan Aktif Sampaikan Masalah Daerah dan Tangkal Hoaks

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta relawan aktif menyampaikan persoalan daerah kepada pemerintah serta membantu menangkal penyebaran hoaks di masyarakat.

Maret 15, 2026 - 09:00
Gubernur Ahmad Luthfi Minta Relawan Aktif Sampaikan Masalah Daerah dan Tangkal Hoaks

SEMARANG Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, penurunan angka kemiskinan, peningkatan investasi, hingga penguatan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Namun, keberhasilan program pembangunan tersebut dinilai tidak dapat dicapai jika pemerintah berjalan sendiri. Karena itu, Pemprov Jateng menggandeng berbagai pihak untuk terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari kalangan swasta, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, membangun provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 38,56 juta jiwa yang tersebar di 7.809 desa membutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami bukan superman yang semuanya bisa, tetapi kami adalah supertim. Kerja tidak boleh sendiri, tidak boleh parsial, tidak boleh menange dewe. Semua komponen masyarakat harus ikut membantu. Butuh kolaborasi bersama dalam membangun Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi saat silaturahmi dan buka bersama relawan Jawa Tengah di Gradhika Bakti Praja, Semarang, Sabtu (14/3/2026) malam.

Menurutnya, kolaborasi tersebut harus terbangun dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk dengan 35 kabupaten/kota sampai ke tingkat desa. Ia juga menekankan bahwa kepala daerah di Jawa Tengah harus mampu menjadi “manajer marketing” yang dapat mempromosikan potensi wilayahnya agar mampu menarik investasi.

“Syarat investasi adalah jaminan keamanan dan ketertiban. Kalau napas gotong royong tidak ada, maka pembangunan tidak akan berjalan. Sesama anak bangsa jangan sampai iri dan dengki. Kita punya tata krama dan adab,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga mengingatkan para relawan agar tetap santun dalam menyikapi dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Jangan melanggar hukum, jangan menyakiti orang lain. Kita tetap harus santun karena adabnya Jawa Tengah adalah sopan santun dan tata tentrem. Jika ada masyarakat yang tidak puas, jadikan itu sebagai semangat untuk terus bekerja membangun Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap komponen masyarakat memiliki peran masing-masing dalam pembangunan. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.

“Ayo membangun Jawa Tengah dengan sopan santun dan bersama-sama,” kata Luthfi.

Gubernur juga menilai relawan memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Melalui peran tersebut, relawan dapat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di daerah masing-masing.

Masalah yang ditemukan di lapangan, lanjutnya, dapat diinformasikan kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan, baik oleh pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

Setelah persoalan tersebut ditangani, relawan juga diharapkan turut menyosialisasikan hasil kerja pemerintah kepada masyarakat agar publik mengetahui bahwa berbagai permasalahan sedang ditangani secara bertahap.

Selain itu, relawan diminta aktif membantu menangkal penyebaran hoaks yang marak beredar, khususnya di media sosial. Banyak informasi yang beredar dinilai tidak utuh, bahkan berupa potongan video yang dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.

“Apapun yang dikatakan masyarakat di media sosial adalah cambuk bagi kami sebagai pejabat publik untuk bekerja lebih giat. Saya yakin masyarakat Jawa Tengah masih memiliki semangat tepa selira dan gotong royong dalam membangun daerah,” kata Ahmad Luthfi.

Pemerintah provinsi, lanjutnya, terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang ada sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, relawan diharapkan ikut membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow