Gandeng MKKS, PWI Jombang Bekali Pelajar SMP Skill Jurnalistik dan Literasi Digital
PWI Jombang dan MKKS SMP gelar Safari Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital bagi pelajar. Siswa dibekali skill penulisan hingga mobile journalism.
JOMBANG - Puluhan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Jombang mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dunia digital melalui Safari Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital. Kegiatan ini digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Jombang, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan kemampuan personal branding dan kecakapan digital yang relevan. Acara dibuka di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, kemudian dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dua kelas intensif di Aula Disdikbud dan Aula SMP Negeri 1 Jombang.
Melalui program ini, para siswa tidak hanya diarahkan sebagai konsumen informasi, tetapi didorong menjadi kreator konten yang mampu bersaing di ruang digital secara positif serta bertanggung jawab.
Selama sehari penuh, peserta menerima lima materi utama untuk memperkuat fondasi literasi digital. Materi diawali dengan pembentukan pola pikir digital, meliputi etika bermedia sosial, kemampuan mengenali hoaks, hingga pemahaman dampak negatif cyberbullying.
Siswa juga dibekali keterampilan dasar jurnalistik, seperti teknik wawancara efektif dan penulisan berita dengan prinsip 5W+1H. Selain menulis, peserta mempelajari teknik visual mulai dari fotografi jurnalistik hingga produksi konten foto dan video berbasis ponsel (mobile journalism).
Kepala Dinas Pendidikan Jombang, Wor Windari, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital telah menjadi kebutuhan mendasar bagi pelajar saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi mampu menjadi produsen konten yang bertanggung jawab di ruang publik,” ujarnya.
Senada, Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, berharap pelatihan ini melahirkan generasi jurnalis muda yang kreatif dan berintegritas. Menurutnya, kemampuan mendokumentasikan informasi secara tepat dapat menjadi sarana siswa mempromosikan potensi sekolah melalui karya positif.
Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen organisasi dalam mencetak generasi muda yang kritis, cerdas, dan beretika. Ia menekankan pentingnya proses verifikasi di tengah era banjir informasi.
“Melalui edukasi ini, kami ingin siswa memahami pentingnya integritas dalam bermedia, sehingga tidak mudah terpengaruh hoaks maupun konten negatif,” tegas Mufid. (*)
Apa Reaksi Anda?