Fatayat NU Kota Malang Siapkan Pos Curhat di Tiap PAC, Fokus Tangani Kesehatan Mental Perempuan

Fatayat NU Kota Malang periode 2025–2030 meluncurkan program pos curhat di setiap PAC untuk mendukung kesehatan mental perempuan dengan pendampingan psikolog dan paralegal.

Mei 31, 2026 - 17:01
Fatayat NU Kota Malang Siapkan Pos Curhat di Tiap PAC, Fokus Tangani Kesehatan Mental Perempuan

MALANG - Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Malang periode 2025–2030 tidak hanya menjadi momentum regenerasi kepemimpinan organisasi, tetapi juga menandai hadirnya arah gerakan baru yang lebih responsif terhadap persoalan perempuan dan keluarga. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah penguatan kesehatan mental di tengah meningkatnya tantangan sosial dan tekanan kehidupan masyarakat modern.

Ketua terpilih Fatayat NU Kota Malang, Widia, menjelaskan bahwa kepengurusannya akan menyediakan “pos curhat” di masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebagai program prioritas.

“Saat ini isu kesehatan mental menjadi penting, untuk itu kami menyediakan pos curhat di masing-masing PAC,” jelasnya.

Pos curhat akan mengakomodir para anggota yang memiliki permasalahan terhadap kesehatan mental dengan memberikan pendampingan oleh profesional seperti psikolog.

Fatayat NU Kota Malang 2

Selain itu, Fatayat NU Kota Malang juga menyediakan paralegal yang bekerja sama dengan LBH NU dan LBH Ansor. 

“Kita juga bekerja sama dengan LBH Ansor dan LBH NU untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan kesehatan mental ini,” tambahnya.

Widia menambahkan bahwa terdapat lima program utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Ia menekankan bahwa program-program tersebut sesuai dengan tagline, yaitu Berkelas, Melesat, dan Berdampak.  

“Berkelas itu kita mengimbangi Wali Kota untuk mewujudkan Malang Berkelas. Melesat diharapkan bahwa program-program kepengurusan tahun ini lebih melesat daripada periode sebelumnya, dan Berdampak artinya program kami bisa berdampak kepada anggota dan masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Fatayat NU Kota Malang 3

Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Timur, Siti Maulida, turut memberikan apresiasinya atas pelantikan kepengurusan baru ini. Menurutnya, sebagai kota pendidikan dan ekonomi, Kota Malang memiliki potensi besar untuk melahirkan kader-kader perempuan yang berdaya secara ekonomi maupun sosial. Kehadiran Fatayat NU diharapkan mampu berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga pariwisata.

“Harapan kami sahabat Fatayat Kota Malang dapat berdaya secara ekonomi, sosial, dan berdampak kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan menjadi salah satu fokus utama organisasi. Upaya tersebut dilakukan melalui program capacity building, peningkatan kemandirian perempuan, serta penguatan advokasi dan pendampingan bagi perempuan dan anak.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap melalui program prioritas Fatayat NU Kota Malang yang akan dilaksanakan kedepan dapat membangun karakter para perempuan. Ia pun menambahkan bahwa kolaborasi harus dilakukan guna mendukung penguatan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Melalui berbagai macam program yang dikolaborasikan dengan Pemerintah kota Malang, Fatayat NU bisa secara bersama-sama turun ke masyarakat untuk mengedukasi, khususnya bagi para perempuan,” ucapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow