Dukung Budaya dan Pariwisata Lokal, Universitas Ma Chung Hadiri Grebeg Sesucen Desa Sanankerto

Melalui sinergi ini, khususnya dengan kolaborasi bersama Universitas Ma Chung dan berbagai pihak lainnya, tradisi Grebeg Sesucen 1001 Tumpeng diharapkan tidak hanya menjadi ritual budaya lokal

Juni 29, 2026 - 20:00
Dukung Budaya dan Pariwisata Lokal, Universitas Ma Chung Hadiri Grebeg Sesucen Desa Sanankerto

MALANG -  Universitas Ma Chung menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi lokal dengan menghadiri tradisi tahunan Grebeg Sesucen 1001 Tumpeng di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Kehadiran ini sekaligus menjadi bukti eratnya hubungan kerja sama yang telah terjalin antara pihak kampus dan desa wisata tersebut.

Grebeg Sesucen merupakan agenda kebudayaan masyarakat Desa Sanankerto yang digelar setiap tahunnya di bulan Suro dalam kalender Jawa.

Budaya

Tradisi ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus doa bersama agar Desa Sanankerto senantiasa menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi (makmur, tenteram, dan subur).

Tahun ini, kemeriahan acara terlihat dari partisipasi aktif 23 RT di Desa Sanankerto yang mengarak tumpeng-tumpeng mereka.

Suasana budaya semakin kental dengan ditampilkannya kesenian khas seperti Tarian Turian Tapada serta Atraksi Bambu yang memukau para penonton

Kolaborasi Berkelanjutan Sejak 2021

Hubungan antara Universitas Ma Chung dan Desa Sanankerto bukanlah hal baru.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, PhD. mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah aktif berkolaborasi sejak 2021 melalui berbagai program strategis.

"Kolaborasi erat ini dilakukan melalui banyak sekali program, mulai dari PKKM (Program Kompetisi Kampus Merdeka) mahasiswa, hingga kuliah tamu untuk mahasiswa program English for Global and Creative Communication dengan peminatan Tourism untuk belajar langsung mengenai pengembangan Desa Sanankerto," jelas Wawan.

Lebih lanjut, Universitas Ma Chung juga terlibat langsung dalam membantu program penyusunan sertifikasi desa wisata berkelanjutan (sustainable tourism village) Desa Sanankerto.

Budaya-2

Pihak universitas berharap rencana kerja sama ke depan dapat berjalan semakin erat dan berkelanjutan.

Kepala Desa Sanankerto, H Subur, SE, menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas kelancaran acara bersih desa ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara bersih desa ini kepada para sesepuh, pinisepuh, dan seluruh warga desa. Semoga acara ini membawa manfaat baik bagi Bapak dan Ibu semuanya," pungkasnya.

Melalui sinergi ini, khususnya dengan kolaborasi bersama Universitas Ma Chung dan berbagai pihak lainnya, tradisi Grebeg Sesucen 1001 Tumpeng diharapkan tidak hanya menjadi ritual budaya lokal, tetapi juga mampu mendongkrak daya tarik sektor pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Malang di masa yang akan datang. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow