Dua Remaja di Pemalang Tewas Tenggelam di Sungai Waluh

Dua remaja tewas tenggelam saat latihan dayung di Kali Waluh, Pemalang. Pencarian oleh tim SAR gabungan menemukan keduanya tanpa pelampung dan diduga tak berlatih sesuai SOP.

Mei 25, 2026 - 19:31
Dua Remaja di Pemalang Tewas Tenggelam di Sungai Waluh

PEMALANG - Dua remaja yang tengah menjalani latihan dayung dilaporkan tewas, setelah sebelumnya sempat tenggelam di aliran Kali Waluh, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu ( 23/5/2026) sore. 

Operasi pencarian digelar Tim Gabungan sejak laporan kehilangan dua korban hingga Senin (25/5/2026) siang, Tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI Kabupaten Pemalang, relawan, serta warga setempat turut melakukan penyisiran sungai.

Dari informasi yang diterima awak media, pada Minggu (24/5/2026)  sekira pukul 18.18 wib, Polsek Taman menerima laporan orang hilang di Sungai Waluh, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, 

Dua orang yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Alfi Syahri dan Aif Afifan, keduanya merupakan warga Dusun Pesapen, Desa Saradan, kecamatan Pemalang,Mereka sebelumnya mengendarai sepeda motor, sambil membawa perahu Kayak kapasitas 2 orang. 

Tim SAR 2

Mereka terakhir terlihat beraktivitas pada Sabtu ( 23/5:) sekitar pukul 16.00 wib di area sungai Waluh Desa Penggarit, hingga akhirnya dilaporkan hilang di sungai tersebut.

Menurut keterangan ketua PMI Kabupaten Pemalang Achmad Fatah,kedua korban diketahui tengah berlatih menggunakan perahu dayung tanpa pendampingan resmi pengurus olahraga. Disamping itu, kedua remaja tersebut diduga tidak menggunakan alat pelindung diri berupa pelampung saat berlatih di sungai.

“Latihan dilakukan tanpa konfirmasi kepada pengurus dan diduga tidak menggunakan SOP latihan dengan menggunakan APD atau pelampung,” ujar Achmad Fatah, pada Senin (25/5/2026).

Tim SAR 3

Kondisi sungai yang keruh serta arus cukup deras turut menyulitkan proses pencarian selama operasi berlangsung.

Berdasarkan laporan, kedua remaja terakhir terlihat sekitar pukul 14.30 sedang berlatih dayung dekat Bendungan Lais. Penjaga Benowo Park serta warga sekitar mengaku sempat melihat kedua atlet membawa perahu menuju aliran Kali Waluh.

Keluarga korban mulai melakukan pencarian setelah kedua remaja tidak pulang hingga malam hari. Pada Senin (25/5/2026 ) sekira pukul 08.00 wib tim SAR Kabupaten Pemalang, melakukan penyisiran. Korban pertama Alif Afifan ditemukan di aliran sungai Srengseng, Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang.

Kemudian jenazah diserahkan ke pihak keluarga oleh Polsek Pemalang, tak berselang lama, pukul 11.30 Wib anggota Team SAR kembali menemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di aliran kali Elon, Desa Kejambon, Kecamatan Taman, diketahui ternyata Alfi Syahri, selanjutnya jenazah di bawa ke RSUD dr M Ashari Pemalang.

Hasil pemeriksaan tim Puskesmas Jebed oleh Suhut Hutahorangan Skep.Ns dan Team tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 24 jam yang lalu akibat tenggelam.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow