Dorong Swasembada Pangan, Pemkab Majalengka Terima Alsintan dan Pestisida Tahun 2025
Dukungan pusat diterima berupa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pestisida dalam jumlah signifikan untuk mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani.
MAJALENGKA Tahun 2025 menjadi momentum penguatan sektor pertanian di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) memastikan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Dukungan tersebut berupa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pestisida dalam jumlah signifikan untuk mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2025, Majalengka menerima total 202 unit alsintan yang disalurkan dalam bentuk hibah kepada kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), UPJA, serta brigade dinas.
Adapun rincian bantuan tersebut meliputi 11 unit combine harvester, 8 unit traktor roda empat, 12 unit rotavator, 9 unit traktor roda dua, 3 unit drone pertanian, 10 unit power thresher, 110 unit pompa air, dan 39 unit handsprayer.
"Bantuan ini harus dimanfaatkan dan dikelola secara optimal agar mampu meningkatkan produksi pertanian serta kesejahteraan petani," ujar H. Eman Suherman kepada TIMES Indonesia, Jumat (27/2/2026)
Tak hanya alsintan, menurutnya, Kabupaten Majalengka juga menerima bantuan sarana produksi berupa pestisida sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan nasional.
Bantuan tersebut terdiri dari 55 ton insektisida, 35 ton rodentisida, dan 15 ton fungisida yang diperuntukkan sebagai buffer stock Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka.
Menurut Bupati, dukungan ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam mendorong swasembada pangan, sekaligus bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat sektor pertanian di daerah.
Dengan tambahan sarana produksi dan perlindungan tanaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis hasil pertanian akan meningkat secara signifikan pada 2025.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.
"Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dukungan luar biasa ini," ujar Bupati Majalengka H. Eman Suherman. (*)
Apa Reaksi Anda?