Dorong Pelaporan, Satgas Citarum Harum Sektor 6 Buru Pembuang Limbah Ilegal di Cianjur

Upaya tegas ini sengaja dilakukan demi memutus rantai pencemaran yang kerap menyasar aliran sungai.

Juni 12, 2026 - 09:31
Dorong Pelaporan, Satgas Citarum Harum Sektor 6 Buru Pembuang Limbah Ilegal di Cianjur

CIANJUR - Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 6 mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi pencemaran lingkungan, khususnya di Kabupaten Cianjur.

Caranya dengan menjanjikan imbalan bagi warga yang berani melaporkan praktik pembuangan limbah secara sembunyi-sembunyi. 

Upaya ini sengaja dilakukan demi memutus rantai pencemaran yang kerap menyasar aliran sungai. Pihak berwenang pun memberikan garansi penuh bahwa sumber informasi akan tetap aman dan tidak akan bocor ke publik.

Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka oleh Komandan Sektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf Jhonson M. Sitorus, saat menggelar forum edukasi bersama warga di Aula Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur. 

Langkah persuasif sekaligus tegas ini sengaja diambil guna mempersempit ruang gerak para pelaku usaha yang nakal.

"Kami menawarkan hadiah kepada warga yang memberikan informasi jika ada industri atau peternakan yang membuang limbah maupun kotoran hewan sembarangan. Nama pemberi informasi pasti kami rahasiakan," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (12/6/2026).

Dalam hal ini agenda pertemuan tersebut sengaja mengundang para pelaku industri, manajemen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, serta warga lokal. 

Pendekatan ini diharapkan mampu mengikis kebiasaan buruk membuang sampah berbahaya, sehingga ekosistem perairan di sepanjang aliran Sungai Citarum dan kawasan Waduk Cirata bisa terselamatkan dari kerusakan lingkungan yang parah.

"Kami melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, pengelola SPPG, pengusaha peternakan, dan pihak lain," tutur Kolonel Jhonson.

"Tujuannya agar semua pihak menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah maupun limbah sembarangan. Dengan begitu lingkungan darat maupun perairan seperti sungai dan Waduk Cirata tidak tercemar," imbuhnya.

Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan program penyelamatan lingkungan ini bertumpu pada sinergi yang kuat antara seluruh lapisan masyarakat dan jajaran birokrasi di tingkat kecamatan. 

Mengenai adanya fasilitas pengolahan limbah milik SPPG yang dinilai masih belum memenuhi standar operasional, pihak Satgas saat ini masih memilih jalur persuasif berupa teguran tertulis.

Namun, jika peringatan awal tersebut tetap diabaikan pihak pengelola, Satgas tidak ragu untuk segera melayangkan rekomendasi resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup serta jajaran instansi penegak hukum terkait guna menjatuhkan sanksi administratif maupun pidana yang berlaku.

Langkah taktis dari jajaran militer ini mendapatkan apresiasi dan komitmen penuh salah satunya dari Camat Kecamatan Cikalongkulon, Iyus Yusuf. 

Menurut penyampaiannya, edukasi tatap muka semacam ini memegang peranan krusial dalam mengubah pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam di sekitar mereka.

"Kegiatan Citarum ini sangat penting karena untuk menumbuhkan kesadaran harus melibatkan berbagai sektor," katanya menjelaskan.

"Mari kita kelola sampah. Sampahmu adalah sampahmu, sampahku adalah sampahku. Mari kita jaga kebersihan untuk kemajuan Kabupaten Cianjur," ajak nya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow