Bupati Majalengka Soroti Kerusakan Rumput Sintetis Alun-Alun, Perbaikan Segera Dilakukan

Dalam peninjauan langsung bersama jajaran perangkat daerah, Bupati melihat sejumlah bagian rumput sintetis tampak aus, robek, dan mulai menurun kualitasnya.

Mei 29, 2026 - 14:01
Bupati Majalengka Soroti Kerusakan Rumput Sintetis Alun-Alun, Perbaikan Segera Dilakukan

MAJALENGKA - Di tengah ramainya aktivitas masyarakat yang memadati kawasan Alun-alun Majalengka setiap harinya, kondisi rumput sintetis di ruang publik kebanggaan warga itu kini mulai mengalami kerusakan. 

Pemandangan tersebut memunculkan keprihatinan dari Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, saat melakukan kegiatan Geber Jumat pada Jumat, (29/5/2026).

Dalam peninjauan langsung bersama jajaran perangkat daerah, Bupati melihat sejumlah bagian rumput sintetis tampak aus, robek, dan mulai menurun kualitasnya akibat tingginya intensitas penggunaan masyarakat dari pagi hingga malam hari.

Alun-Alun Majalengka sendiri merupakan salah satu ikon ruang publik modern di pusat kota yang dibangun melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2021.

Lokasinya yang berada tepat di depan Masjid Al-Imam dan Pendopo Bupati Majalengka menjadikan kawasan ini sebagai titik utama aktivitas masyarakat.

Setiap harinya, alun-alun menjadi magnet bagi warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

Mulai dari olahraga pagi, tempat bermain anak, ruang santai keluarga, hingga pusat berkumpulnya komunitas masyarakat, seluruh aktivitas itu menjadikan kawasan tersebut selalu hidup dan ramai.

Namun di balik tingginya antusiasme masyarakat, kondisi fasilitas publik mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan bahwa fasilitas publik yang telah dibangun dengan anggaran besar harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Kondisi rumput sintetis ini memang perlu segera mendapatkan perhatian. Saya sudah menginstruksikan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga," ujar Eman Suherman.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga fasilitas umum agar tidak cepat rusak akibat kurangnya kepedulian.

"Kita semua punya tanggung jawab menjaga fasilitas publik ini. Jangan sampai cepat rusak karena kurangnya kepedulian. Alun-alun ini milik masyarakat, jadi harus dirawat bersama," katanya.

Selain meminta percepatan perbaikan, Bupati juga menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan di kawasan alun-alun serta memberikan edukasi kepada para pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum.

Sementara itu, warga Majalengka bernama Rina (32) mengaku senang dengan keberadaan Alun-Alun Majalengka yang selama ini menjadi destinasi favorit keluarga untuk bersantai tanpa biaya.

"Kalau sore sering ke sini sama anak-anak karena tempatnya nyaman dan gratis. Mudah-mudahan rumputnya cepat diperbaiki supaya tetap bagus dan nyaman dipakai masyarakat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Dedi (41), warga Kecamatan Cigasong, yang berharap seluruh pengunjung ikut menjaga fasilitas umum agar tetap awet dan nyaman digunakan bersama.

“Kalau fasilitas umum dijaga bersama pasti akan awet. Jangan sampai dirusak atau dipakai sembarangan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap Alun-Alun Majalengka tetap menjadi ruang publik yang nyaman, aman, representatif, serta menjadi simbol kebanggaan masyarakat di jantung Kota Majalengka. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow