BGN Tekankan Standar Mutu MBG di Ponorogo, Kualitas Jadi Harga Mati

Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Eni Indarti mengingatkan seluruh pihak terlibat agar tidak main-main dengan kualitas asupan yang diberikan kepada masyarakat.

Maret 11, 2026 - 18:30
BGN Tekankan Standar Mutu MBG di Ponorogo, Kualitas Jadi Harga Mati

PONOROGO Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan atensi khusus terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) MBG yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Ponorogo, Rabu (11/3/2026).

​Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Eni Indarti mengingatkan seluruh pihak terlibat agar tidak main-main dengan kualitas asupan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemenuhan gizi bukan sekadar kenyang, melainkan investasi jangka panjang sumber daya manusia.

Dalam arahannya, Eni Indarti menyoroti bahwa rantai pasok dan proses pengolahan harus memenuhi standar higienitas dan komposisi nutrisi yang ketat.

Ia juga meminta seluruh pelaksana di lapangan, baik yayasan maupun mitra, untuk menjaga konsistensi kualitas makanan.

"Standar gizi yang telah ditetapkan BGN tidak boleh dikompromikan. Ini adalah amanat negara untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat," ujar Eni Indarti di hadapan peserta Rakor.

BGN-Eni-Indarti-2.jpg

​Ia juga menambahkan bahwa sistem pengawasan akan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa apa yang tersaji di meja makan masyarakat sesuai dengan regulasi pemenuhan gizi nasional.

​Senada dengan hal tersebut, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mengawal program strategis ini.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra swasta menjadi kunci keberhasilan MBG di "Kota Reog".

​"Kami menyambut baik arahan dari BGN. Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkomitmen penuh untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Kami juga meminta para mitra dan yayasan untuk terbuka terhadap evaluasi demi kebaikan warga Ponorogo," tegas Lisdyarita.

Rakor ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, perwakilan yayasan pengelola, serta mitra strategis MBG. Agenda utama pertemuan ini adalah sinkronisasi data penerima serta pemantapan mekanisme operasional di lapangan.

​Dengan adanya pengawasan ketat dari BGN, diharapkan program Makanan Bergizi Gratis di Ponorogo dapat menjadi pilot project keberhasilan pengentasan masalah gizi di Jawa Timur. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow