Berkah Setia Farm Jadi Contoh Peternakan Modern Berbasis Teknologi di Jateng

Berkah Setia Farm di Purworejo menjadi contoh peternakan modern yang mampu menghasilkan sapi premium melalui teknologi, manajemen pakan, dan inovasi generasi muda.

April 25, 2026 - 12:32
Berkah Setia Farm Jadi Contoh Peternakan Modern Berbasis Teknologi di Jateng

PURWOREJO - Model peternakan sapi berbasis teknologi di Kabupaten Purworejo mulai dilirik sebagai percontohan pengembangan ternak berkualitas. Berkah Setia Farm, yang dikelola generasi muda, menunjukkan bagaimana pendekatan modern mampu menghasilkan sapi premium bernilai tinggi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meninjau langsung peternakan tersebut, Sabtu (25/4/2026).

Berkah Setia Farm dikelola Setyo Hermawan sejak 2016. Ia mengembangkan sistem peternakan modern dengan manajemen kandang bersih, penggemukan terukur, peningkatan kualitas genetik, serta pemanfaatan pakan dari limbah pertanian lokal.

“Awalnya hanya dua ekor sapi. Kami kembangkan dengan metode pengelolaan modern dan racikan pakan sendiri,” ujar Setyo di lokasi.

Melalui manajemen pakan intensif, peternakan ini mampu menghasilkan sapi berukuran besar dengan pertumbuhan optimal. Segmentasi pasar yang dibidik adalah kelas premium, khususnya untuk sapi kontes dan kebutuhan kurban berkualitas tinggi.

Setyo menjelaskan, jenis sapi yang dikembangkan adalah peranakan Ongole (PO) atau sapi lokal. Selain itu, pemasaran dilakukan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai, praktik yang diterapkan Berkah Setia Farm dapat menjadi referensi bagi peternak lain. Dari skala kecil, usaha tersebut kini berkembang hingga memiliki ratusan ekor sapi.

Bibit unggulan yang digunakan berasal dari sapi PO Kebumen atau dikenal sebagai Majapahitan, yang dinilai memiliki nilai jual tinggi karena kualitas genetiknya.

“Ini contoh bagaimana anak muda bisa berinovasi dan menghasilkan usaha yang produktif serta bernilai ekonomi,” kata Muzani.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pengembangan peternakan berkualitas sejalan dengan peta jalan Jawa Tengah sebagai penopang pangan nasional.

Menurutnya, peningkatan produktivitas sektor pertanian dan peternakan menjadi kunci untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus memasok kebutuhan daerah lain.

“Tahun ini fokus kita adalah swasembada pangan. Produktivitas harus terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan sendiri dan wilayah lain,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan pengembangan Mega Farm di Kabupaten Brebes. Model peternakan modern seperti yang diterapkan di Purworejo diharapkan dapat direplikasi untuk memperkuat sektor peternakan nasional. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow