Berikan Perlindungan Jemaah, Petugas Haji Akan Berjaga di Area Masjid Nabawi
Perlindungan jemaah haji Indonesia merupakan hal yang penting selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung termasuk saat jemaah berada di Kota Madinah khususnya saat beribadah di Masjid Nabawi.
JAKARTA - Perlindungan jemaah haji Indonesia merupakan hal yang penting selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung termasuk saat jemaah berada di Kota Madinah khususnya saat beribadah di Masjid Nabawi.
Sebagai upaya perlindungan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah beberapa membuat sejumlah pos perlindungan jemaah.
“Masjid Nabawi itu ada 5 pos Linjam (Perlindungan Jemaah),” ucap Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Kasi Linjam) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Letkol Ali Nurohim dalam keterangan persnya, Senin (20/4/2026).
Pria yang akrab disapa Ali ini menjelaskan, 5 pos penjagaan untuk jemaah haji Indonesia di Masjid Nabawi tersebut terbagi-bagi keberadaannya di pintu 336, 328, 310, 360 dan terakhir ada di Raudhah.
“Oleh karena itu apabila jemaah haji mau beribadah, tidak perlu ragu-ragu keamanannya karena kami ada, Linjam ada selama 24 jam untuk melindungi, untuk memberi keamanan bagi jemaah haji,” jelasnya.
Ia juga meminta kepada para jemaah haji Indonesia yang nantinya akan diberibadah di Masjid Nabawi untuk tetap tenang dan jangan ada keraguan.
“Oleh karena itu jemaah haji luruskan niat agar khusyuk ibadahnya, tidak perlu ragu-ragu untuk beribadah di Masjid Nabawi,” tandasnya.
Apa Reaksi Anda?