Baru Capai 13 Persen Target, Disdukcapil Kota Banjar Imbau Warga Segera Aktivasi IKD

Langkah ini dilakukan guna memastikan keakuratan data serta meningkatkan jaminan keamanan dokumen kependudukan mandiri.

Mei 22, 2026 - 02:01
Baru Capai 13 Persen Target, Disdukcapil Kota Banjar Imbau Warga Segera Aktivasi IKD

BANJAR - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar terus mendorong masyarakat untuk beralih dan mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Langkah ini dilakukan guna memastikan keakuratan data serta meningkatkan jaminan keamanan dokumen kependudukan mandiri.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Safari, menyampaikan bahwa kepemilikan IKD sangat penting di era teknologi saat ini agar data pribadi warga selalu teraktualisasi dengan baik.

"Kami berharap dan mengimbau kepada masyarakat yang memiliki perangkat teknologi (smartphone) yang mendukung, tolong gunakanlah IKD. Supaya data masing-masing bisa terupdate dengan baik dan bisa dijamin keselamatannya," ujar Heri.

Kendala Perangkat, Capaian Target Masih 13 Persen

Meskipun sosialisasi terus berjalan, Heri mengakui bahwa persentase warga Kota Banjar yang mengaktifkan IKD masih di bawah target nasional.

Saat ini, Disdukcapil Kota Banjar baru mencatat cakupan sebesar 13 persen dari total jumlah penduduk.

• Target Pusat: 30 persen dari total jumlah penduduk.
• Realisasi Kota Banjar: 13 persen dari total jumlah penduduk.

Menurut Heri, salah satu kendala utama di lapangan adalah masih banyaknya warga yang belum memiliki perangkat telepon pintar (smartphone) yang memadai untuk mengakses aplikasi tersebut.

Tangkal Modus Penipuan: IKD Lebih Aman dari KTP Fisik

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait maraknya modus penipuan berbasis data digital, Heri justru menegaskan bahwa penggunaan IKD jauh lebih aman jika dibandingkan dengan KTP fisik

Dengan KTP Fisik, Rentan dilihat, difoto, atau ditiru oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sementara dengan sistem IKD (Digital) memiliki sistem pelacakan yang jelas.

"Kalau IKD, jelas siapa yang memintanya dan ke mana arah larinya data tersebut akan ketahuan. Ini justru meminimalisir penipuan," jelasnya.

Waspada Operator Palsu, Disdukcapil Tak Pernah Hubungi Warga Lebih Dulu

Mengenai adanya isu oknum yang mengatasnamakan operator Disdukcapil Kota Banjar dan meminta kode password atau barcode aktivasi kepada warga, Heri Safari memberikan bantahan keras.

Ia menegaskan bahwa pihak dinas tidak memiliki regulasi untuk menghubungi warga terlebih dahulu terkait data pribadi.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Banjar khususnya, dan seluruh Indonesia, petugas Disdukcapil tidak mungkin menghubungi masyarakat terkait data mereka," tegas Heri.

"Jadi bilamana ada yang mengatasnamakan dari kantor Disdukcapil di mana saja, itu bohong! Tolong diabaikan," sambungnya.

Ia menambahkan, alur komunikasi yang benar adalah masyarakat yang aktif menghubungi atau mendatangi pihak Dukcapil untuk mengajukan pelayanan, bukan sebaliknya.

Cara Aktivasi Mandiri: Bisa Lewat Video Call

Untuk melakukan aktivasi IKD, masyarakat kini tidak perlu lagi mengantre di kantor Disdukcapil. Proses verifikasi dan pembukaan akses aplikasi dapat dilakukan secara daring dari rumah.

Berikut alur singkat aktivasi IKD untuk masyarakat:

1. Unduh & Isi Data: Warga mengunduh aplikasi IKD, lalu memasukkan data pribadi dan mengunggah berkas yang diminta.
2. Konfirmasi via Link Resmi: Setelah data masuk, warga dapat mengakses tautan resmi (link) Disdukcapil Kota Banjar.
3. Verifikasi Video Call: Petugas Dukcapil akan melakukan verifikasi identitas melalui layanan video call sebelum membukakan akses penuh ke aplikasi IKD warga. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow