Banjarnegara Pecahkan Rekor MURI, 45.500 Gelas Dawet Ayu Disajikan di Hari Jadi ke-455

Kabupaten Banjarnegara mencetak Rekor Dunia MURI setelah 45.500 gelas Dawet Ayu diminum serentak pada Hari Jadi ke-455.

Februari 26, 2026 - 21:30
Banjarnegara Pecahkan Rekor MURI, 45.500 Gelas Dawet Ayu Disajikan di Hari Jadi ke-455

BANJARNEGARA Sebanyak 45.500 gelas Dawet Ayu ludes diminum secara serentak dalam perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, Kamis (26/2/2026). Peristiwa ini mengukuhkan Kabupaten Banjarnegara sukses memecahkan rekor nasional sekaligus resmi dinobatkan sebagai Rekor Dunia oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Rangkaian kegiatan minum dawet serentak ini memantik perhatian banyak pihak karena dinilai sebagai peristiwa langka dan unik. Kegiatan dipusatkan di Pendapa Alun-Alun Banjarnegara dan dihadiri langsung oleh Bupati dr. Amalia Desiana bersama Wakil Bupati Wakhid Jumali Lc, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga digelar serentak di 20 kecamatan yang terhubung melalui layar lebar secara daring. Ribuan warga tampak tumpah ruah ikut menikmati minuman ikonik kebanggaan Kabupaten Banjarnegara tersebut.

Tumbuhkan Semangat Persatuan

Suasana semakin meriah saat warga dari berbagai penjuru kecamatan bergabung, baik melalui sambungan daring maupun hadir langsung di lokasi. Semangat persatuan terasa kental ketika perwakilan setiap kecamatan menyapa satu per satu, mulai dari ujung timur hingga barat, serta utara hingga selatan Banjarnegara.

Ari-Andriani-dari-MURI-a.jpg

Perwakilan MURI, Ari Andriani, memantau langsung proses penyajian untuk memastikan validitas rekor. Ia memastikan setiap gelas benar-benar berisi dawet, bukan sekadar gelas kosong sebagai formalitas.

Antusiasme warga Banjarnegara berhasil mencatatkan skor 45.500 gelas. Jumlah ini meningkat hampir empat kali lipat atau lebih dari 300 persen dibandingkan rekor sebelumnya. Capaian fantastis inilah yang mendasari Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, menetapkan aksi ini tidak hanya sebagai rekor nasional, melainkan rekor dunia.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dari MURI kepada Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana.

Hibah Hak Cipta Logo Ikonik Dawet Ayu

Selain pemecahan rekor, momen bersejarah terjadi saat Fajar Maskuri, pencipta logo ikonik Dawet Ayu, menyerahkan surat hak cipta logo tersebut kepada Bupati Amalia Desiana.

Ari-Andriani-dari-MURI-b.jpg

Dengan penyerahan ini, logo Dawet Ayu kini sah menjadi milik publik dan dapat digunakan secara gratis oleh seluruh masyarakat Banjarnegara. Langkah ini diambil agar identitas budaya kebanggaan daerah tetap terjaga dan tidak disalahgunakan atau diklaim oleh pihak luar.

"Dawet Ayu bukan sekadar minuman khas, namun cerminan budaya, sejarah, dan kearifan lokal masyarakat Banjarnegara," ujar perwakilan MURI saat memberikan sambutan.

Hari Jadi ke-455 Banjarnegara ini menjadi momentum untuk menunjukkan kepada dunia bahwa melalui kebersamaan, target besar dapat diraih. Sebagai penutup rangkaian acara, dilaksanakan tausiah singkat serta prosesi penyajian dawet simbolis oleh Bupati kepada perwakilan MURI dan jajaran Forkopimda Banjarnegara. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow