Athletic Kids Festival, PASI Probolinggo Ubah Atletik dari Membosankan Jadi Pesta Gerak untuk Anak

Atletik selama ini punya citra kurang mengundang. Hanya lari, lompat, dan lempar yang berulang - ulang dan embosankan. Tapi PASI Kota Probolinggo tidak terima begitu saja. Mereka punya cara berbeda un

Mei 14, 2026 - 15:01
Athletic Kids Festival, PASI Probolinggo Ubah Atletik dari Membosankan Jadi Pesta Gerak untuk Anak

PROBOLINGGO - Atletik selama ini punya citra kurang mengundang. Hanya lari, lompat, dan lempar yang berulang - ulang dan embosankan. Tapi PASI Kota Probolinggo tidak terima begitu saja. Mereka punya cara berbeda untuk mengenalkan induk semua olahraga itu kepada anak-anak. PASI bakal geber Athletic Kids Festival 2026, Juni mendatang 

Athletic Kids Festival 2026 adalah sebuah acara yang mengemas atletik bukan sebagai ajang adu cepat atau adu jauh, melainkan sebagai permainan meriah untuk anak usia dini. Tidak ada target rekor. Tidak ada tekanan mencetak juara. Yang ada hanya keceriaan bergerak.

Pendaftaran festival ini dibuka mulai 18 Mei hingga 25 Mei 2026 dengan kuota terbatas. Setelah itu, puncak acara digelar pada 9 Juni 2026 di GOR A. Yani Kota Probolinggo.

Pemilihan lokasi juga tidak asal. Fasilitas di GOR A. Yani dinilai cukup memadai untuk permainan atletik anak. Ada hitungan efek ekonomi di baliknya. PASI berharap acara ini bisa turut menggerakkan UMKM di sekitar kawasan GOR.

Lalu mengapa PASI Kota Probolinggo menyelenggarakan festival ini? Ketua panitia Yayan Prasti Agung menyebut satu alasan utamanya adalah memasyarakatkan atletik di tingkat akar rumput.

"Atletik adalah mother of sports atau induk dari semua olahraga. Namun tanpa kemasan yang tepat, ia bisa terasa kering dan tidak menarik," jelas Yayan, Kamis (14/5/2026).

Lewat Athletic Kids Festival 2026 yang baru pertama diselenggarakan ini, PASI ingin menunjukkan bahwa atletik bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Bukan sekadar berlari bolak-balik di lintasan.

Pilihan pada anak usia dini bukan kebetulan. Usia TK dan KB adalah masa keemasan perkembangan motorik. Pada fase ini, anak menguasai gerak dasar seperti lari, lompat, dan lempar. Jika caranya benar, dampaknya luar biasa untuk jangka panjang.

PASI sadar betul, dengan memperkenalkan atletik sejak dini, mereka sedang membangun pondasi fisik. Pondasi ini tidak hanya berguna untuk melahirkan atlet profesional, tetapi juga untuk kesehatan anak-anak itu sendiri di masa depan.

Setidaknya ada empat tujuan yang ingin diraih. Pertama, literasi fisik. Anak-anak dikenalkan gerak dasar atletik secara benar dan aman. Kedua, kegembiraan. Memberikan pengalaman olahraga yang positif, bukan beban. Ketiga, identifikasi bakat. Memantau bibit-bibit potensial sejak usia dini. Keempat, sosialisasi. Melatih interaksi antar anak dari berbagai sekolah dan lingkungan di Kota Probolinggo.

Harapan penyelenggara melampaui satu hari perlombaan. Mereka ingin lahir kecintaan anak-anak terhadap olahraga, khususnya atletik. Bukan sekadar juara, tapi terbiasa bergerak.

Festival Kids Athletic ini mendapat apresiasi dari Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan. Menurutnya, Kids Atletik Festival 2026 ini selain memunculkan bibit atlet baru juga bisa menciptakan semangat olahraga sejak dini untuk mencetak generasi sehat, aktif, dan berprestasi.

"Festival ini sebagai pemicu, bukan sekadar acara seremonial. Mimpi besarnya adalah munculnya atlet-atlet baru yang kelak bisa membanggakan Kota Probolinggo di tingkat nasional maupun internasional," terang pria yang akrab disapa Iwan itu.

Yang tidak kalah penting, PASI berharap kesadaran orang tua dan pendidik tentang pentingnya aktivitas fisik ikut meningkat. Karena selama ini, banyak anak lebih akrab dengan gawai dibanding gerak.

PASI Kota Probolinggo memilih memulai dari yang paling kecil. Sebab atlet besar pun dulu pernah belajar berjalan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow