Angkat Produktivitas Dosen, Mukernas XII PD-PGMI Indonesia Gelar Pelatihan Penyusunan Draf Dokumen PATEN
Upaya meningkatkan produktivitas dan jenjang karier akademik dosen menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XII Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibti
MALANG - Upaya meningkatkan produktivitas dan jenjang karier akademik dosen menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XII Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia Tahun 2026.
Melalui kegiatan bertajuk 'Peningkatan Produktivitas Kinerja Dosen Melalui Penyusunan Draf Dokumen PATEN', para dosen PGMI dari berbagai perguruan tinggi mendapatkan pendampingan intensif dalam menyusun draf dokumen PATEN sebagai luaran kerja mandiri.
Kegiatan yang dimoderatori Dr. Fita Mustafida, M.Pd. ini menghadirkan Prof. Dr. Nour Athiroh Abdoes Sjakoer, S.Si., M.Kes. sebagai narasumber.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa percepatan jabatan akademik dosen tidak hanya ditentukan oleh produktivitas dalam menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga oleh kemampuan menyusun dokumen usulan yang sistematis, memenuhi persyaratan administrasi, dan mampu menunjukkan rekam jejak akademik secara komprehensif.
Selama sesi berlangsung, narasumber memberikan berbagai strategi praktis agar dosen, khususnya yang berasal dari bidang keilmuan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dapat menyusun dokumen PATEN secara lebih efektif.
Peserta dibimbing untuk mengidentifikasi bukti-bukti kinerja akademik yang relevan, menyusun narasi yang sesuai dengan indikator penilaian, serta menghindari berbagai kesalahan yang sering menyebabkan dokumen usulan memerlukan perbaikan saat proses penelaahan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Prof. Nour Athiroh juga membagikan sejumlah kiat agar dokumen usulan memiliki peluang lebih besar untuk lolos pada tahap review.
Menurutnya, penyusunan draf harus dilakukan secara cermat sejak awal dengan memperhatikan kesesuaian setiap komponen terhadap ketentuan yang berlaku.
Selain itu, dosen perlu memetakan capaian tridarma secara sistematis, melengkapi dokumen pendukung, serta memastikan setiap bukti yang diajukan memiliki keterkaitan yang kuat dengan indikator penilaian.
Sesi pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya memperoleh penjelasan konseptual, tetapi juga berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam penyusunan dokumen PATEN sesuai karakteristik bidang ilmu PGMI.
Narasumber memberikan masukan secara langsung terhadap berbagai permasalahan yang disampaikan peserta, sehingga mereka memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai strategi penyusunan dokumen yang berkualitas.
Sebagai luaran kegiatan, setiap peserta menyusun draf dokumen PATEN secara mandiri sebagai langkah awal dalam mempersiapkan usulan percepatan jabatan akademik.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta terhadap mekanisme penyusunan dokumen, tetapi juga mendorong lahirnya lebih banyak dosen PGMI yang siap mengajukan usulan PATEN dengan kualitas dokumen yang lebih baik.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Melalui pelatihan ini, Mukernas XII PD-PGMI Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Program Studi PGMI.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dosen, memperkuat budaya akademik, serta mempercepat pengembangan karier dosen PGMI di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. (*)
Apa Reaksi Anda?