36 Tahun Perjalanan Color Models Inc, Tak Lelah Mencetak Talenta Indonesia
Color Models Inc berkembang menjadi salah satu sekolah modelling yang melahirkan banyak talenta nasional hingga internasional.
MALANG - Sebuah garasi kecil di Kota Malang menjadi saksi awal perjalanan panjang Color Models Inc. Dari tempat sederhana itulah, lembaga modelling ternama yang didirikan Agoeng Soedir Poetra atau yang akrab disapa Panda mulai membangun mimpi pada 1990 silam.
Tiga puluh enam tahun kemudian, Color Models Inc berkembang menjadi salah satu sekolah modelling yang melahirkan banyak talenta nasional hingga internasional. Nama-nama alumninya kini tersebar di berbagai panggung hiburan dan ajang prestasi, mulai dunia film, sinetron, bintang iklan, duta pariwisata, hingga kompetisi Putri Indonesia dan Miss Indonesia.
“Color Models Inc berdiri tahun 1990 yang berawal dari sebuah garasi kecil," ujarnya.
Bagi Panda, dunia modelling telah menjadi bagian dari hidupnya. Bukan sekadar pekerjaan, melainkan ruang berkarya yang terus ia tekuni selama puluhan tahun.
"Bekerja selama 36 tahun lebih banyak sukanya daripada dukanya karena profesi menjadi fashion koreografer adalah profesi yang dicita-citakan, seperti kata pepatah hobi yang dibayar,” ujar Panda.
Sebagai koreografer dan instruktur model, Panda dikenal tidak hanya melatih teknik berjalan atau pose di atas panggung. Ia juga banyak memberikan materi tentang etiket, komunikasi, hingga gaya berbusana. Baginya, seorang model harus memiliki karakter dan kecerdasan dalam membawa diri.
Direktur Color Models, Agoeng Soedir Poetra. (Foto: Color Models for TIMES Indonesia)
Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang itu juga menuangkan pengalamannya melalui buku Jangan Takut Bermimpi dan Dasar-Dasar Modelling. Buku tersebut menjadi panduan bagi banyak anak muda yang ingin mengenal dunia modelling lebih dekat.
Selama membina generasi muda, Panda melihat dunia modelling telah mengalami banyak perubahan. Industri fashion berkembang semakin cepat, persaingan makin ketat, dan standar profesionalisme terus meningkat. Namun satu hal yang menurutnya tidak pernah berubah adalah pentingnya mimpi dan kerja keras.
“Cara mewujudkan mimpi, hidup harus fokus, terus belajar, yakin, kerja keras, jangan mudah mengeluh, selalu minta doa ibu dan jangan takut bermimpi,” katanya.
Pesan sederhana itu menjadi prinsip yang terus ia tanamkan kepada anak-anak didiknya. Sebab bagi Panda, keberhasilan bukan hanya soal trofi atau gelar juara, tetapi keberanian untuk terus mencoba dan berkembang.
Semangat itulah yang kembali dihadirkan dalam perayaan 36th Anniversary Color Models Inc bertema The Love Journey. Tema tersebut menjadi simbol perjalanan panjang penuh cinta terhadap dunia modelling yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade.
Puncak perayaan akan digelar pada 16 Mei 2026 di Graha Cakrawala, Malang. Sebanyak 14 desainer akan terlibat dalam pertunjukan tersebut dengan menampilkan sekitar 75 model anak dan 75 model dewasa.
Acara anniversary juga akan menghadirkan sejumlah guest star yang merupakan alumni binaan Color Models Inc. Kehadiran Putri Indonesia, Mister Supranational, hingga Mister International menjadi penanda bahwa lembaga modelling asal Malang itu mampu melahirkan talenta yang bersaing di level nasional maupun internasional.
Sebelum malam puncak digelar, suasana kompetisi sudah terasa melalui penyisihan pemilihan model anak dan remaja di Malang Town Square (Matos) pekan lalu. Sekitar 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Dari ratusan peserta, hanya sekitar 50 finalis anak dan remaja yang berhasil melaju ke grand final. Mereka akan tampil dalam malam puncak anniversary sebagai generasi baru yang tengah merintis mimpi di dunia modelling.
Bagi Panda, keberhasilan terbesar bukan hanya ketika anak didiknya tampil di panggung besar atau memenangkan kompetisi nasional. Lebih dari itu, ia merasa bangga ketika mampu membantu generasi muda menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi.
Selama 36 tahun, Color Models Inc tidak hanya membangun sekolah modelling, tetapi juga menjadi ruang lahirnya banyak mimpi anak muda Indonesia dari Kota Malang menuju panggung nasional dan internasional. (*)
Apa Reaksi Anda?