Wali Kota Mojokerto Gaungkan Semangat Sinergi Antarkota di City Expo 2026 APEKSI

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka Indonesia City Expo 2026 dalam Rakernas XVIII APEKSI di Medan sebagai ajang promosi potensi daerah, UMKM, investasi, dan kolaborasi.

Juli 3, 2026 - 15:34
Wali Kota Mojokerto Gaungkan Semangat Sinergi Antarkota di City Expo 2026 APEKSI

MOJOKERTO - Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang juga Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, membuka Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Ballroom Hotel Santika Dyandra, Medan, Sumatera Utara, mewakili Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi.

Indonesia City Expo merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI yang menjadi ajang promosi potensi daerah sekaligus mempertemukan pemerintah kota, pelaku usaha, investor, dan masyarakat. Pameran tersebut diikuti sekitar 60 pemerintah kota dari seluruh Indonesia yang menampilkan produk unggulan UMKM, ekonomi kreatif, hingga inovasi pelayanan publik.

Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, mengatakan Indonesia City Expo tidak hanya menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga wadah memperkuat kolaborasi dan membuka peluang kerja sama antarkota.

"Forum Indonesia City Expo adalah ruang bagi seluruh kota untuk menampilkan produk-produk unggulannya, mempromosikan potensi daerah, khususnya produk UMKM, UKM, dan industri kreatif lainnya. Kami berharap forum ini menjadi kekuatan bagi seluruh kota untuk tetap bersemangat menjadi kota-kota yang tangguh dalam rangka mendukung bangsa yang berdaulat," katanya, Jumat (3/7/2026).

Ning Ita juga mengapresiasi terselenggaranya Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung selama tiga hari di Kota Medan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat komitmen seluruh pemerintah kota anggota APEKSI serta dukungan Pemerintah Kota Medan sebagai tuan rumah.

"APEKSI ke-18 ini bisa kita selenggarakan dengan sangat meriah selama tiga hari di Kota Medan. Ini semua tentu tidak lepas dari komitmen seluruh kota se-Indonesia sebagai anggota APEKSI dan juga komitmen dari tuan rumah Kota Medan yang luar biasa memberikan fasilitas kepada APEKSI," ujarnya.

Ia menilai tema Rakernas XVIII APEKSI, "Kota Tangguh, Indonesia Berdaulat", relevan dengan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, terutama di tengah keterbatasan fiskal maupun potensi daerah.

"Saat ini kita semua sadar bahwa pemerintah kota sedang menghadapi banyak sekali keterbatasan, tidak hanya keterbatasan fiskal daerah, tetapi juga keterbatasan potensi daerah dalam rangka mendukung kedaulatan bangsa Indonesia. Namun dengan APEKSI ke-18 ini, kita tetap menggelorakan semangat sebagai kota-kota tangguh di seluruh Indonesia," tuturnya.

Menurut Ning Ita, APEKSI juga menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, melakukan benchmarking praktik-praktik terbaik, serta mencari solusi bersama atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

"Melalui APEKSI, kita bisa saling berbagi potensi yang dimiliki sekaligus berbagi tantangan dan hambatan untuk menemukan solusi-solusi yang strategis dan kreatif bagi kemajuan kota masing-masing," katanya.

Selain Indonesia City Expo, Rakernas XVIII APEKSI juga diisi berbagai forum tematik, antara lain Forum Pangan, Forum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Forum Lingkungan Hidup, Forum Bisnis, serta Forum Komunikasi dan Digital. Berbagai forum tersebut menjadi sarana berbagi praktik baik, mendorong inovasi pelayanan publik, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan perkotaan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow