UWG Malang Optimistis Menuju Akreditasi Unggul Lewat Penerapan OBE

Universitas Widya Gama Malang (UWG) terus memperkuat langkah strategis dalam peningkatan mutu akademik melalui koordinasi persiapan penerapan Outcome-Based Education atau OBE.

Juni 9, 2026 - 10:30
UWG Malang Optimistis Menuju Akreditasi Unggul Lewat Penerapan OBE

MALANG - Universitas Widya Gama Malang (UWG) terus memperkuat langkah strategis dalam peningkatan mutu akademik melalui koordinasi persiapan penerapan Outcome-Based Education atau OBE. Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen UWG Malang dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, terukur, relevan, dan berorientasi pada capaian lulusan.

Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 4 Kampus II Universitas Widya Gama Malang, Jl. Borobudur 35, Selasa (9/6/2026). Rapat ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor, Direktur Program Pascasarjana, Dekan, Ketua BPM, Ketua LPPM, Kepala Biro, Kepala Pusat, Ketua Unit, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris BPM, Sekretaris LPPM, Sekretaris Program Studi, Kasubbag terkait, hingga Gugus Penjaminan Mutu Fakultas dan Pascasarjana.

Koordinasi ini menjadi momentum penting bagi UWG Malang untuk menyamakan persepsi, memperkuat kesiapan kelembagaan, serta memastikan setiap unit memahami arah implementasi OBE secara utuh. Melalui pendekatan OBE, proses pembelajaran tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi di ruang kelas, tetapi juga diarahkan pada ketercapaian kompetensi lulusan yang jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tantangan global.

Rektor Universitas Widya Gama Malang, Dr. Anwar, SH., M.Hum., menyampaikan bahwa persiapan OBE memiliki kaitan erat dengan agenda besar universitas dalam menghadapi reakreditasi institusi. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan, sebab capaian akreditasi institusi pada akhirnya mengarah pada dua kategori penting, yaitu terakreditasi dan unggul.

“SPMI harus berjalan dengan baik. Akuntabilitas dan relevansi terhadap visi dan misi universitas juga perlu terus disesuaikan. Kita optimis UWG Malang bisa unggul, sehingga seluruh capaian yang telah diperoleh perlu disiapkan dengan matang,” tegas Rektor.

UWG Malang - 2

Lebih lanjut, Dr. Anwar menekankan bahwa salah satu jalan penting untuk mencapai predikat unggul adalah penerapan OBE secara serius, konsisten, dan berkelanjutan. OBE dinilai menjadi instrumen akademik yang mampu menghubungkan kurikulum, proses pembelajaran, evaluasi, dan capaian lulusan secara lebih sistematis. Dengan demikian, setiap program studi diharapkan tidak hanya menyusun dokumen akademik, tetapi benar-benar memastikan bahwa proses pendidikan menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Widya Gama Malang, Ir. Gigih Priyandoko, MT., Ph.D., memberikan arahan bahwa penerapan OBE harus dipahami sebagai bagian dari pembenahan akademik secara menyeluruh. Menurutnya, OBE bukan sekadar perubahan dokumen kurikulum, melainkan perubahan cara pandang dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan proses pembelajaran.

Ia menegaskan bahwa setiap program studi perlu memastikan adanya keterkaitan yang sistematis antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, metode pembelajaran, instrumen penilaian, hingga luaran akademik. Seluruh perangkat akademik, termasuk kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester, rubrik penilaian, bukti ketercapaian pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan harus disiapkan secara rapi dan terukur.

“Penerapan OBE harus tercermin dalam proses pembelajaran, bukan berhenti pada dokumen. Karena itu, fakultas dan program studi harus memiliki pemahaman yang sama agar implementasinya berjalan efektif,” ujarnya.

Wakil Rektor II Universitas Widya Gama Malang, Dr. Ir. Riman, MT., turut menegaskan pentingnya dukungan tata kelola kelembagaan dalam mendukung persiapan OBE dan reakreditasi institusi. Menurutnya, pencapaian akreditasi unggul tidak hanya ditentukan oleh aspek akademik, tetapi juga oleh kesiapan administrasi, sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, dan sistem pendukung lainnya.

UWG Malang - 1

Dr. Riman mendorong seluruh biro, unit, fakultas, dan program studi untuk memperkuat koordinasi lintas bidang. Dukungan administratif dan pengelolaan sumber daya harus berjalan selaras dengan kebutuhan akademik, sehingga penerapan OBE dapat berlangsung optimal. Sinergi antara bidang akademik, keuangan, kepegawaian, sarana prasarana, dan penjaminan mutu menjadi kunci penting dalam memperkuat kesiapan UWG Malang menuju akreditasi unggul.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai capaian yang telah diraih UWG Malang harus menjadi modal penting untuk bergerak lebih maju. Karena itu, seluruh unsur kelembagaan perlu menjaga semangat kerja kolektif, memperkuat kedisiplinan administrasi, serta memastikan setiap program kerja memiliki relevansi dengan visi, misi, dan arah pengembangan universitas.

“Persiapan menuju unggul harus dilakukan secara matang. Ini bukan hanya kewajiban institusional, tetapi ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi,” tegasnya.

Penerapan OBE di lingkungan Universitas Widya Gama Malang diharapkan mampu memperkuat kualitas kurikulum, proses pembelajaran, evaluasi akademik, serta mutu lulusan. Melalui pendekatan ini, lulusan UWG Malang diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis, daya adaptasi, karakter, dan kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja.

Koordinasi persiapan OBE ini sekaligus menjadi langkah nyata UWG Malang dalam memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal. Dengan SPMI yang berjalan efektif, akuntabilitas yang kuat, relevansi visi-misi yang terjaga, serta implementasi OBE yang matang, UWG Malang semakin optimis untuk meraih akreditasi unggul.

Melalui agenda ini, Universitas Widya Gama Malang menegaskan komitmennya untuk terus bergerak sebagai perguruan tinggi yang adaptif, bermutu, dan berdaya saing. Persiapan menuju akreditasi unggul bukan sekadar agenda administratif, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar kelembagaan dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, relevan, dan beradab. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow