FIKES UB Menjalin Kerjasama Dengan UMS dalam Penulisan Jurnal Internasional  untuk Tingkatkan Kompetensi

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerja sama dengan Universitas Malaysia Sabah (UMS) dalam bidang penulisan dan publikasi jurnal internasional sebagai upaya meningkat

Juni 9, 2026 - 10:30
FIKES UB Menjalin Kerjasama Dengan UMS dalam Penulisan Jurnal Internasional  untuk Tingkatkan Kompetensi

MALANG - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerja sama dengan Universitas Malaysia Sabah (UMS) dalam bidang penulisan dan publikasi jurnal internasional sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik menuju standar global.

Kolaborasi ini menghadirkan Prof. TS. Dr. Zainul Amiruddin Zakaria sebagai mitra akademik sekaligus native speaker dalam penguatan kelas internasional. Dosen S1 Gizi FIKES UB, Lola Ayu Istifani, S.Gz., M.S., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari hibah tree one yang diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran.

“Kolaborasi ini kami hadirkan untuk mendukung kelas internasional, baik melalui perkuliahan maupun praktikum di semester genap dan ganjil,” ujarnya.

Selain perkuliahan, kerja sama ini juga akan dikembangkan dalam bentuk seminar internasional yang melibatkan mahasiswa lintas program studi. FIKES UB dan UMS juga merencanakan pelaksanaan joint research dan joint publication guna mendukung visi UB sebagai kampus berdampak.

“Jadi, tidak hanya mahasiswa gizi, tetapi juga mahasiswa keperawatan dan bidang lain dapat terlibat dalam kegiatan akademik berskala internasional ini,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kerja sama ini membuka peluang mobilitas akademik bagi mahasiswa, baik inbound maupun outbound, di masa mendatang.

Di sisi lain, Prof. Zainul menegaskan bahwa publikasi internasional merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dosen dan kontribusi keilmuan. “Kerja sama ini bertujuan membantu dosen dalam menghasilkan publikasi internasional yang berkualitas serta memperkuat kegiatan riset bersama,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka peluang bagi tenaga pendidik UB untuk melanjutkan studi di UMS pada berbagai jenjang. Meski terdapat tantangan seperti keterbatasan pendanaan, Lola menilai hal tersebut dapat diatasi melalui pendekatan kolaboratif. “Dana yang terbatas bisa disiasati dengan kreativitas dan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua institusi,” pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow