UNJ Sambut Simbolis Generasi Terbaik Mappi untuk Bangun Asa SDM Unggul Papua Selatan

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Juli 1, 2026 - 08:34
UNJ Sambut Simbolis Generasi Terbaik Mappi untuk Bangun Asa SDM Unggul Papua Selatan

JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. Melalui Program 1.000 Sarjana Mappi, UNJ melakukan penjemputan simbolis calon mahasiswa asal Kabupaten Mappi, Papua Selatan, sebagai wujud nyata upaya membangun sumber daya manusia unggul yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi penggerak pembangunan daerah.

Penjemputan yang berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, di sejumlah kampung di Distrik Obaa menjadi rangkaian penting kunjungan delegasi UNJ ke Kabupaten Mappi. Momen tersebut tidak sekadar menjadi prosesi keberangkatan mahasiswa menuju bangku kuliah, tetapi juga simbol hadirnya negara melalui pendidikan tinggi dalam membuka kesempatan yang setara bagi generasi muda di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, secara langsung menjemput empat calon mahasiswa yang diterima di empat fakultas berbeda. Mereka adalah Maria Natalia Ikape, calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH); Emeliana Wagatu, calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS); Maria Keylan Tamkoimu, calon mahasiswa Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP); serta Theodora Maria Kabenimu, calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).

Selanjutnya, keempat calon mahasiswa tersebut diserahkan secara simbolis kepada masing-masing dekan, yakni Firdaus Wajdi (Dekan FISH), Syamsi Setiadi (Dekan FBS), Aip Badrujaman (Dekan FIP), dan Prof. Nofi Marlina Siregar (Dekan FIKK). Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya pembinaan akademik, penguatan karakter, dan pendampingan selama para mahasiswa menempuh pendidikan di UNJ.

Kunjungan delegasi UNJ yang berlangsung pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026 merupakan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Negeri Jakarta dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi. Kolaborasi strategis tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi guru sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri asli Mappi.

Kerja sama ini diwujudkan melalui dua program utama, yaitu pelatihan dan pendampingan bagi sekitar 1.000 guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi untuk meningkatkan kompetensi profesional dan mutu pembelajaran, serta pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang disertai program matrikulasi bagi calon mahasiswa asal Mappi yang akan melanjutkan pendidikan di UNJ.

unj
-

Delegasi UNJ dipimpin oleh Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, didampingi Prof. Hapidin selaku Sekretaris Majelis Wali Amanat, Prof. C. Rudy Prihantoro selaku Ketua Komisi Pendidikan Senat Akademik UNJ, Prof. Nofi Marlina Siregar selaku Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Aip Badrujaman selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Firdaus Wajdi selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH),  Syamsi Setiadi selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Gugum Gumelar Fajar Rakhman selaku Dekan Fakultas Psikologi (FPsi), Rahmat Darmawan selaku Direktur Kerja Sama dan Bisnis, Syaifudin selaku Kepala Humas dan Informasi Publik Syaifudin, Lala Siti Sahara selaku dosen FISH, serta Alan Supriyadi selaku Protokoler UNJ.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi, Maria Goreti Letsoin, mengapresiasi konsistensi UNJ dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Mappi. Menurutnya, Program 1.000 Sarjana Mappi merupakan investasi strategis untuk melahirkan generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan memiliki komitmen membangun daerahnya.

Sementara itu, Prof. Ifan Iskandar menegaskan bahwa kehadiran UNJ di Mappi merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi dalam mewujudkan pemerataan pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terbaik Mappi memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Mereka adalah calon pemimpin, pendidik, profesional, dan agen perubahan yang kelak akan kembali membangun Papua Selatan dengan ilmu, karakter, dan semangat pengabdian," ujarnya.

Masing-masing dekan juga menyampaikan komitmen fakultasnya dalam mendampingi mahasiswa asal Mappi. Firdaus Wajdi menegaskan FISH siap membentuk lulusan yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan. Syamsi Setiadi menyampaikan FBS akan mengembangkan kompetensi bahasa, seni, komunikasi lintas budaya, serta wawasan global mahasiswa. Aip Badrujaman menegaskan FIP siap menjadi rumah akademik yang membentuk pendidik profesional sekaligus pribadi yang berkarakter. Sementara itu, Prof. Nofi Marlina Siregar menyatakan FIKK akan membina mahasiswa agar berkembang menjadi insan yang sehat, berprestasi, adaptif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat.

Suasana haru mewarnai seluruh prosesi penjemputan di Kampung Rep, Muin, Dagimon, dan Kampung Enem. Orang tua serta masyarakat mengantarkan para calon mahasiswa dengan doa dan harapan agar mereka mampu menempuh pendidikan dengan baik, menjaga nama baik daerah, serta kembali ke Mappi membawa ilmu pengetahuan, pengalaman, dan semangat pengabdian.

Melalui Program 1.000 Sarjana Mappi, UNJ tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi, tetapi juga menghadirkan ekosistem pembinaan yang melibatkan pimpinan universitas, fakultas, pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi muda Papua Selatan yang unggul, adaptif, berkarakter, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah, sekaligus mempertegas posisi UNJ sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen membangun Indonesia dari seluruh penjuru negeri. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow