Ulama Muda Tapal Kuda Singgung Soal Pemimpin Muda hingga Hoaks Jelang Pemilu 2024

Ulama muda Tapal Kuda sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Taqwa Bondowoso, Gus Nawawi Maksum meminta masyarakat tidak terprovokasi hoaks menjelang Pemilu 2024. ...

Desember 5, 2023 - 13:30
Ulama Muda Tapal Kuda Singgung Soal Pemimpin Muda hingga Hoaks Jelang Pemilu 2024

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Ulama muda Tapal Kuda sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Taqwa Bondowoso, Gus Nawawi Maksum meminta masyarakat tidak terprovokasi hoaks menjelang Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan saat sambutan dalam acara sholawat dan ijazah kubro bersama Habib Luthfi bin Yahya, Senin (4/12/2023) malam.

Ijazah kubro tersebut rencananya dihadiri langsung Habib Luthfi. Tetapi karena alasan kesehatan, ulama kharismatik itu hadir secara virtual. 

Menurut Gus Nawawi, kegiatan ini merupakan ikhtiar langit untuk keselamatan bangsa. Terutama di dalam menyambut Pemilu 2024.

Di depan puluhan ribu jemaah yang mayoritas anak muda itu, Gus Nawawi berpesan, bahwa anak muda harus ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Dari puluhan ribu yang hadir malam ini, sekitar 50 persen lebih adalah pemuda. Bahkan panitia kegiatan ini hampir 100 persen merupakan pemuda,” jelas dia. 

Ulama-muda-Tapal-kuda-2.jpg

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa pemuda memiliki kekuatan, semangat dan gagasan yang luar biasa. 

Maka sepantasnya kata dia, pemuda harus mendapatkan peran yang strategis dalam memajukan negeri ini. 

“Misalnya jadi wakil presiden. Sudah saatnya yang muda mengambil peran itu,” kata dia kemudian disambut tepuk tangan puluhan ribu jemaah. 

Bahkan dengan kekuatan para pemuda, dia memastikan cita-cita bangsa ini akan sangat mudah tercapai. 

“Tidak usah 10 pemuda untuk mengguncangkan dunia. Cukup tiga pemuda saja. Gus Nawawi, Mas Kaesang dan Mas Gibran maka Indonesia khususnya Jawa Timur  akan terguncang dengan sendirinya,” kelakarnya dengan nada bercanda. 

Dia juga berharap pemuda ikut serta memerangi hoaks dan fitnah menjelang Pemilu 2024.

Berdasarkan pengamatannya, banyak ujaran kebencian dan fitnah di media sosial yang sengaja disebar oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Mulai fitnah isu ijazah palsu, fitnah dinasti dan beragam fitnah yang berpotensi memecah belah bangsa,” terang dia. 

Menurutnya, berita bohong biasanya disebar oleh orang-orang yang punya niat tidak baik.

“Kita berdoa dan berharap barokah para habaib dan ulama agar Indonesia semakin tentram, jauh dari ancaman,” harap dia.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow