Truk Pertamina Pengangkut 24 Ribu Liter Pertalite Meledak di Warungkondang Cianjur
Truk tangki Pertamina bermuatan 24 ribu liter BBM terbakar di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, picu kepanikan warga. Api dipadamkan damkar dan water cannon, polisi selidiki penyebab.
CIANJUR -
Insiden menegangkan melanda kawasan Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, pada Senin (6/7/2026).
Sebuah armada tangki milik Pertamina yang tengah mengangkut puluhan ribu liter bahan bakar minyak mendadak diselimuti kobaran api hebat.
Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat serta para pengguna jalan yang langsung berhamburan menjauh demi menyelamatkan diri.
Kepulan asap pekat berwarna hitam awalnya terdeteksi bersumber dari area roda kanan bagian belakang kendaraan sekitar pukul setengah tiga sore. Dalam waktu singkat, percikan tersebut berubah menjadi kobaran api besar yang melahap bodi tangki.
Sopir yang menyadari situasi darurat itu segera menghentikan laju kendaraan di tepi jalan, memicu aksi penyelamatan diri massal dari warga dan pengendara di belakangnya karena trauma dengan kejadian serupa di masa lalu.
Seorang warga di lokasi kejadian, Asep, mengungkapkan bahwa pengemudi dan kernet sempat berupaya keras menjinakkan api secara mandiri.
Mereka awalnya hendak memakai alat pemadam api ringan atau APAR, namun fasilitas keselamatan itu justru tidak dapat beroperasi dengan baik.
Akibat kendala tersebut, kedua kru truk terpaksa memanfaatkan air sungai seadanya sebelum akhirnya memutuskan ikut melarikan diri saat situasi semakin tidak terkendali.
Niko selaku pengemudi armada bernomor polisi B 9796 SEI itu mengonfirmasi bahwa dirinya baru menyadari petaka tersebut setelah mendengar dua kali bunyi dentuman keras dari arah belakang.
Dia menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikannya itu sedang dalam misi mendistribusikan 24 ribu liter bahan bakar jenis pertalite dari wilayah Padalarang menuju Sukabumi.
Upaya penjinakan api melibatkan tiga unit armada pemadam kebakaran serta sokongan satu unit water cannon milik Kepolisian Resor Cianjur.
Petugas damkar setempat, Reki, memaparkan bahwa pihaknya sengaja mengombinasikan air dengan formula sabun khusus guna mengantisipasi potensi penyebaran api yang telah menyentuh cairan BBM.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa kepolisian kini tengah berfokus pada fase pendinginan sembari meluncurkan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pemicu pasti dari insiden kebakaran tersebut.
Apa Reaksi Anda?