Tongkang Bermuatan Batu Bara Tumpah di Sukaresik Pangandaran, Menarik Perhatian Warga
Sejak beberapa hari terakhir, lokasi tersebut ramai didatangi warga yang penasaran ingin melihat langsung kapal yang berada di bibir pantai.
PANGANDARAN - Keberadaan tongkang bermuatan batu bara yang didamparkan di kawasan Pantai Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, menarik perhatian masyarakat.
Sejak beberapa hari terakhir, lokasi tersebut ramai didatangi warga yang penasaran ingin melihat langsung kapal yang berada di bibir pantai.
Sejumlah warga tampak berdatangan bersama keluarga maupun kerabat untuk menyaksikan dari dekat tongkang yang sebelumnya mengalami gangguan saat berada di perairan selatan Pangandaran.
Salah seorang warga, Tina (25), mengaku sengaja datang bersama suaminya setelah mengetahui informasi mengenai kapal tersebut dari media sosial.
"Saya pertama kali tahu dari media sosial. Katanya ada kapal pengangkut batu bara yang menepi di Pantai Sukaresik. Karena penasaran, saya dan suami datang langsung ke sini untuk melihat kondisinya," ujar Tina, Kamis (18/6/2026).
Menurut Tina, saat melihat unggahan yang beredar di media sosial, sebagian besar muatan batu bara masih berada di atas tongkang.
Namun saat tiba di lokasi, kondisi di lapangan sudah berbeda karena material batu bara terlihat berserakan di sepanjang pantai.
"Pas lihat di media sosial, batu baranya masih banyak di atas kapal. Sekarang sudah banyak yang tersebar di pantai," katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan kawasan sekitar tongkang dipenuhi warga yang datang untuk melihat dari dekat.
Beberapa di antaranya mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, sementara yang lain hanya menyaksikan kondisi kapal dari tepi pantai.
Selain menjadi tontonan warga, keberadaan batu bara yang berserakan di pesisir juga menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga terlihat mengumpulkan dan membawa pulang material batu bara yang ditemukan di sepanjang pantai.
Hingga kini, tongkang tersebut masih berada di kawasan Pantai Sukaresik dan terus menjadi pusat perhatian masyarakat yang datang silih berganti ke lokasi. (*)
Apa Reaksi Anda?