TMMD 128 Gresik Hidupkan Gotong Royong Warga Lingsir lewat Pembangunan JUT
Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Lingsir dalam TMMD 128 Gresik menjadi simbol kolaborasi TNI dan warga demi pertanian desa.
GRESIK - TMMD 128 Gresik kembali menegaskan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan lahir dari perpaduan infrastruktur dan kebersamaan sosial. Di Desa Lingsir, Kecamatan Kedamean, penghamparan timbunan Jalan Usaha Tani (JUT) menjadi bukti nyata bagaimana TNI dan masyarakat bekerja bersama membangun akses masa depan pertanian desa.
Minggu (3/5/2026), anggota Satgas TMMD bersama warga terlihat kompak melakukan pemerataan material tanah dan batu di jalur pertanian. Dengan alat sederhana, pekerjaan terus berjalan lancar berkat budaya gotong royong yang tetap hidup di tengah masyarakat.
Dipimpin Pratu Rian, pembangunan JUT ini tidak hanya bertujuan memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat akses ekonomi warga yang bergantung pada sektor pertanian.
Bagi masyarakat desa, Jalan Usaha Tani bukan sekadar jalur penghubung, tetapi urat nadi aktivitas produksi. Ketika jalan membaik, proses membawa hasil panen dari lahan ke pasar menjadi lebih efisien.
Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menilai antusiasme warga menjadi kekuatan penting dalam percepatan pembangunan.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi Satgas untuk terus bekerja optimal demi hasil yang maksimal,” katanya.
Kehadiran warga dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan bahwa TMMD 128 Gresik bukan sekadar program pembangunan dari atas, tetapi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama perubahan.
Melalui pembangunan JUT Desa Lingsir, TMMD 128 Gresik tidak hanya membangun jalan untuk hasil panen, tetapi juga menanamkan kembali nilai gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa. Dari jalur pertanian yang diperkuat, tumbuh harapan baru bagi ekonomi masyarakat pedesaan.(*)
Apa Reaksi Anda?