Thailand Nyatakan Hantavirus Adalah Penyakit Menular Berbahaya

Komite Penyakit Menular Nasional Thailand pada hari Jumat 25 Mei 2026 menetapkan bahwa hantavirus adalah penyakit menular  berbahaya.

Mei 16, 2026 - 09:31
Thailand Nyatakan Hantavirus Adalah Penyakit Menular Berbahaya

JAKARTA - Komite Penyakit Menular Nasional Thailand pada hari Jumat 25 Mei 2026 menetapkan bahwa hantavirus adalah penyakit menular  berbahaya.

Menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand, seperti dilansir Xinhua, mandat baru tersebut mengharuskan pihak berwenang untuk melaporkan kasus yang dicurigai dalam waktu tiga jam, melakukan investigasi penyakit dalam waktu 12 jam, dan memberlakukan karantina ketat selama 42 hari bagi kontak berisiko tinggi.

"Hantavirus, yang bisa menyebar melalui tetesan pernapasan, dengan strain tertentu yang mampu menular dari manusia ke manusia, telah muncul sebagai masalah global yang signifikan dan ancaman serius, sehingga perlu ditetapkan sebagai virus yang dipagari," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Untuk memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi, kementerian Thailand mengatakan pihaknya menerapkan rencana aksi yang ditingkatkan yang berfokus pada pengawasan, pengujian laboratorium, perawatan medis, dan implementasi lokal.

Otoritas kesehatan meningkatkan pemantauan di titik masuk internasional, dengan Departemen Pengendalian Penyakit menyelesaikan definisi "Pasien Dalam Investigasi". "Protokol investigasi segera untuk kasus domestik, bersamaan dengan penegakan karantina," kata Sekretaris Tetap Kementerian tersebut, Somruek Chungsaman.

Somruek mengatakan, bahwa kantor kesehatan masyarakat provinsi dan rumah sakit di seluruh negeri telah ditugaskan untuk melakukan pengawasan ketat, memastikan fasilitas melaporkan kasus yang dicurigai dalam waktu tiga jam, meninjau protokol perawatan, dan segera mengkomunikasikan risiko kepada penduduk setempat.

Ia mendesak siapa pun yang memiliki riwayat terpapar tikus atau baru saja bepergian dari daerah berisiko tinggi dan mengalami demam tinggi serta kesulitan bernapas untuk segera mencari pertolongan medis guna memastikan diagnosis cepat dan mencegah penyebaran penyakit.

Wabah Hantavirus ini kini menjadi perhatian global setelah tiga orang penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terdiri dari sepasang suami istri asal Belanda dan seorang warga Jerman tewas setelah terpapar virus tersebut setelah mengunjungi Amerika Selatan.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow