Tertibkan Lapak Liar di Ciloto Puncak Cianjur, KDM Janjikan Ganti Rugi dan Hunian bagi Pedagang
Pembersihan area dari keberadaan pedagang kaki lima dilakukan langsung di bawah pengawasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
CIANJUR - Kawasan wisata Puncak, tepatnya di jalur Ciloto Kabupaten Cianjur, kini tengah menjadi fokus pembenahan serius oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Pembersihan area dari keberadaan pedagang kaki lima dilakukan langsung di bawah pengawasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang hadir bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.
Langkah tegas ini diambil demi mengurai simpul kemacetan yang kerap terjadi sekaligus mengembalikan hak para pejalan kaki di trotoar.
Operasi penataan ini menyasar bangunan-bangunan tanpa izin serta tempat jualan yang memakan sebagian badan jalan.
Namun, sebelum alat berat dan petugas mulai meratakan bangunan, pendekatan humanis tetap dikedepankan oleh pihak berwenang.
Gubernur Jabar sempat menggelar diskusi tatap muka dengan perwakilan pedagang setempat guna merumuskan jalan keluar yang tidak merugikan sebelah pihak.
Melalui penjelasan resminya, Dedi Mulyadi yang akrab disingkat KDM tersebut mengungkapkan bahwa kebijakan ini tidak dirancang sekadar untuk menggusur masyarakat secara semena-mena.
"Prosedur penertiban tersebut merupakan bagian integral dari pembenahan tata ruang wilayah agar jalur lintas Puncak menjadi lebih rapi, aman, dan memberikan kenyamanan optimal bagi publik luas yang melintas," kata KDM, Kamis (28/5/2026).
Di sisi lain, jaminan keberlangsungan hidup warga terutama para pedagang yang terdampak juga menjadi perhatian utama pihak eksekutif.
Pemerintah daerah memastikan telah merancang program mitigasi ekonomi agar para pelaku usaha mikro tersebut tidak kehilangan mata pencaharian mereka setelah penertiban selesai dilaksanakan.
“Para pedagang yang lapaknya dibongkar akan diberikan kompensasi, bagi pedagang yang belum memiliki rumah, pemerintah akan mencarikan lahan untuk dibangun tempat tinggal,” ujarnya.
Melalui sinergi antara otoritas Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Cianjur, pelaksanaan normalisasi di Ciloto ini diharapkan bisa berlangsung damai tanpa gejolak.
Kolaborasi aktif serta pemahaman dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemilik warung, dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan Puncak yang asri, teratur, dan berkelanjutan bagi masa depan. (*)
Apa Reaksi Anda?