Terapkan Skema Rombongan di Bus: Agar Tertata dan Jemaah Haji Indonesia Nyaman

Pengelompokan jemaah haji Indonesia berdasarkan rombongan sudah diterapkan sejak mendarat dari Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz menuju bus.

April 25, 2026 - 11:03
Terapkan Skema Rombongan di Bus: Agar Tertata dan Jemaah Haji Indonesia Nyaman

MADINAH - Pengelompokan jemaah haji Indonesia berdasarkan rombongan sudah diterapkan sejak mendarat dari Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz menuju bus. 

Penerapan skema berdasarkan rombongan tersebut dinilai mempermudah layanan dan lebih tertata agar jemaah haji Indonesia lebih nyaman selama perjalanan dari Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz menuju hotel Madinah. 

“Kalau sejak awal rombongan sudah tertata, maka saat turun pesawat, keluar gate, hingga naik bus akan lebih tertib dan cepat,” ucap Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir di Madinah dikutip pada Sabtu (25/4/2026).

Abdul Basir mengatakan, kondisi Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz sudah mulai dipadati jemaah haji termasuk jemaah haji Indonesia dan skema rombongan ini dinilai membantu agar jemaah tidak terpisah dalam satu rombongan. 

Basir meminta para pendamping jemaah haji Indonesia agar lebih aktif lagi dalam mendampingi dan mengarahkan jemaah sesuai dengan rombongannya masing-masing. 

“Diharapkan, saat hendak keluar dari gate bandara mereka sudah mengatur rombongannya. Sehingga saat keluar sudah urut per rombongan,” ungkapnya.

“Kami juga menekankan kepada personil di lapangan untuk mengatur sebisa mungkin jemaah haji kita satu bis satu rombongan,” sambungnya. 

Ia menjelaskan, jumlah kapasitas tiap-tiap bus yang disediakan adalah sekitar lebih dari 45 orang dan pihaknya membatasi setiap rombongan dalam 1 bus sebanyak 40 jemaah haji Indonesia. 

Dalam kesempatan yang berbeda, Ahmad Fitria yang merupakan jemaah haji asal Kabupaten Langkat Sumatera Utara ini merasakan kehangatan dan keramahan dari para petugas haji Indonesia. 

“Banyak senyum dan sapaan, petugas juga mengatur kami supaya tertib. Waktunya juga cukup singkat dalam perjalanan dari tempat istirahat di bandara sampai naik bus,” cerita Ahmad Fitria.

Menurutnya, skema rombongan yang telah ditetapkan dan dijalankan oleh para petugas ini memberikan kenyamanan. Pasalnya bus yang menurutnya bisa diisi oleh 50 orang ini hanya diisi sesuai dengan skema rombongan. “Ini lebih baik sehingga kami bisa nyaman. Kendaraannya juga bagus,” tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow