Tabrakan KA di Bekasi Timur: 6 Meninggal, 3 Korban Terjepit Gerbong

Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur menewaskan 5 orang, sementara 3 penumpang masih terjepit. Proses evakuasi dilakukan non-stop oleh tim SAR gabungan.

April 28, 2026 - 08:15
Tabrakan KA di Bekasi Timur: 6 Meninggal, 3 Korban Terjepit Gerbong

JAKARTA - Sebanyak 6 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga penumpang lainnya masih terjepit dalam insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi. Hingga pukul 05.53 WIB, tim SAR gabungan masih melakukan upaya evakuasi dengan memotong rangkaian gerbong KRL.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan, proses penyelamatan dilakukan menggunakan peralatan ekstrikasi berat untuk membuka bagian gerbong yang menjepit korban. Proses evakuasi dilakukan secara bergantian oleh personel yang memiliki keahlian khusus.

“Proses evakuasi berjalan simultan dengan penanganan medis di lokasi agar kondisi korban tetap stabil selama penyelamatan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Menurut Syafii, upaya evakuasi menghadapi kendala ruang gerbong yang sempit. Hal ini disebabkan sebagian kepala KA Argo Bromo Anggrek masuk ke dalam rangkaian KRL, sehingga area kerja petugas sangat terbatas.

Ia menjelaskan, bagian dalam gerbong hanya dapat diisi maksimal 25 personel, termasuk tenaga medis. Untuk menjaga efektivitas, petugas bekerja tanpa henti dengan sistem pergantian.

“Kita bekerja non-stop. Personel bergantian masuk untuk memastikan proses ekstrikasi berjalan optimal,” katanya.

Insiden ini terjadi pada Senin (27/4/2026) pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Data sementara hingga pukul 05.11 WIB menyebutkan, dari total tujuh korban yang sempat terjepit, tiga orang masih berada di dalam gerbong KRL nomor 8 yang merupakan gerbong khusus wanita. Sebelumnya, tiga korban lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk seorang perempuan berinisial S (26) yang langsung dilarikan ke RSUD Bekasi.

Selain proses evakuasi, tim SAR juga menyisir seluruh bagian gerbong untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal. Barang-barang milik penumpang yang ditemukan akan diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Perkembangan evakuasi akan diperbarui secara berkala setiap dua jam. Informasi ini disampaikan Direktur PT KAI Bobby Rasydin yang mendampingi Menteri Perhubungan Dudhy Purwaghandy dan Kepala Basarnas dalam konferensi pers di lokasi kejadian. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow