Stok Kabel PLN Banjar Kosong, Pelanggan Keluhkan Biaya Mandiri dan Potensi Pungli

Polemik layanan PLN ULP Banjar: stok kabel kosong, calon pelanggan diminta beli kabel sendiri, dikhawatirkan buka celah pungli. PLN janji kabel diganti saat stok ada, target akhir bulan.

April 8, 2026 - 13:01
Stok Kabel PLN Banjar Kosong, Pelanggan Keluhkan Biaya Mandiri dan Potensi Pungli

BANJAR Pelayanan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Banjar tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, sejumlah calon pelanggan yang mengajukan pemasangan sambungan listrik baru mengeluhkan kekosongan stok material kabel jaringan dari pihak PLN.

Kondisi ini memaksa pelanggan untuk membeli kabel sendiri agar listrik di kediaman mereka bisa segera menyala.

Keluhan tersebut salah satunya datang dari warga yang merasa keberatan dengan adanya biaya tambahan yang harus ditanggung pelanggan.

Dengan estimasi harga kabel sekitar Rp6.000 per meter, total biaya yang dikeluarkan bisa membengkak tergantung jarak rumah ke tiang tumpu.

Selain masalah biaya, warga juga mengkhawatirkan celah ini dimanfaatkan oleh oknum petugas di lapangan untuk mencari keuntungan pribadi atau dugaan pungli.

Keluhan lain yang mencuat adalah terkait ketidakkonsistenan PLN dalam mengganti kabel milik pelanggan setelah material dari PLN tersedia.

"Seharusnya PLN tidak meminta pelanggan membayar biaya penyambungan jika material kabelnya belum siap. Banyak kejadian, setelah listrik menyala, kabel pengganti tak kunjung diberikan," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tanggapan Manajer PLN Banjar

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN ULP Banjar, Fajar, membenarkan bahwa saat ini stok material kabel memang sedang kosong.

Namun, ia memastikan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti agar material tersebut segera tersedia kembali.

Sebagai solusi sementara, Fajar menjelaskan bahwa pihaknya memberikan opsi koordinasi kepada pelanggan. Jika pelanggan bersedia mengadakan kabel secara mandiri, maka proses penyalaan listrik bisa dipercepat.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pelanggan. Apabila pelanggan bisa mengadakan kabel terlebih dahulu, itu dapat membantu kami untuk segera menyalakan listrik. Kabel tersebut nantinya akan kami ganti dengan material kabel baru dari PLN jika sudah tersedia, bukan dalam bentuk uang," jelas Fajar saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).

Solusi Penggantian Kabel Dipertanyakan

Kebijakan mengganti kabel pelanggan dengan kabel baru di kemudian hari justru menuai tanda tanya. Jika instalasi sudah terpasang permanen dan listrik sudah menyala, kabel pengganti dari PLN dinilai tidak lagi bermanfaat bagi pelanggan karena mereka sudah telanjur mengeluarkan biaya di awal yang seharusnya menjadi tanggung jawab PLN.

Menanggapi keberatan tersebut, Fajar memberikan pilihan kepada warga yang merasa keberatan dengan skema tersebut.

"Apabila pelanggan tidak berkenan dengan alternatif solusi tersebut, silakan menunggu sampai semua material disediakan secara resmi oleh PLN," tambahnya.

Terkait kepastian waktu, Fajar memprediksi bahwa ketersediaan material kabel akan kembali normal dalam waktu dekat.

"Insya Allah, akhir bulan ini (material) sudah tersedia kembali," pungkasnya.

Sementara itu, untuk pemasangan baru di rumah ibadah yang terkendala biaya atau material, pihak PLN Banjar menyatakan siap memfasilitasi melalui program sedekah karyawan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow