Sinergi TNI-Polri dan Warga, Patroli TMMD Perkuat Kamtibmas

Patroli gabungan Muspika Maron dan warga Desa Brabe perkuat sinergi keamanan selama TMMD Ke-128 berlangsung.

Mei 4, 2026 - 15:00
Sinergi TNI-Polri dan Warga, Patroli TMMD Perkuat Kamtibmas

PROBOLINGGO - Kolaborasi lintas sektor kembali menjadi kunci dalam menjaga keamanan wilayah di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 di Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Senin (04/05/2026), patroli malam digelar oleh Muspika Kecamatan Maron bersama Satgas TMMD, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Satlinmas, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Rute patroli mencakup titik-titik strategis, mulai dari Balai Desa hingga area pengerjaan proyek TMMD seperti RTLH dan pipanisasi SPAM di Dusun Klagin. Selain melakukan pemantauan, petugas juga membuka ruang komunikasi dengan warga untuk menyerap aspirasi dan informasi lapangan.

Anggota Satgas TMMD Ke-128, Sertu Agus Winarno, menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan keamanan berkelanjutan. “Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan warga adalah kunci. Dengan kebersamaan ini, situasi desa tetap aman dan kondusif,” katanya.

Pendekatan partisipatif ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengamanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat. Warga yang dilibatkan secara langsung cenderung lebih peduli terhadap lingkungan dan aktif menjaga ketertiban.

Dari sisi sosial, patroli malam juga menjadi ruang interaksi informal antara aparat dan masyarakat. Dialog yang terbangun menciptakan kedekatan emosional sekaligus mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan.

Warga Desa Brabe mengaku lebih tenang dengan kehadiran aparat di malam hari. Mereka menilai patroli gabungan ini memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi desa.

Dengan pola pengamanan berbasis kolaborasi, TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial masyarakat. Sinergi ini diharapkan tetap terjaga bahkan setelah program berakhir pada 21 Mei 2026. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow