Sidak Komisi B DPRD Gunungkidul: Stok Beras Bulog Aman hingga 13 Bulan ke Depan
Komisi B DPRD Gunungkidul memastikan stok beras di Gudang Bulog Logandeng aman. Cadangan pangan yang tersedia dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 13 bulan ke depan.
GUNUNGKIDUL - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Perum Bulog Logandeng, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (15/7/2026), guna memastikan ketersediaan cadangan pangan daerah.
Hasilnya, stok beras di Bulog dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 13 bulan ke depan.
Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul Hanif Afadil Darojat yang dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026), mengatakan sidak tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan ketahanan pangan di Gunungkidul tetap terjaga.
Selain mengecek ketersediaan stok, Hanis menambahkan, kunjungan juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Perum Bulog.
"Yang terpenting adalah memastikan stok pangan di Gunungkidul aman sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.
Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul Ery Agustin berharap Bulog terus menghadirkan inovasi dalam penyaluran pangan, termasuk melalui mekanisme pasar murah apabila diperlukan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Bulog sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan serta mewujudkan kemandirian pangan daerah.
"Ketersediaan pangan harus tetap terjaga. Dengan stok yang disiapkan hingga 13 bulan ke depan, masyarakat tidak perlu khawatir karena kondisinya aman dan terkendali," katanya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah DIY, Ari Isnaeni, menegaskan pihaknya siap melayani kebutuhan masyarakat.
Ia memastikan persediaan beras di Gudang Bulog Logandeng dalam kondisi aman sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di Bumi Handayani.
"Kami siap melayani masyarakat dan memastikan stok pangan tetap aman," tegasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?