Siapkan Tim Perlindungan Jemaah, KJRI Jeddah: Ikuti Aturan di Arab Saudi
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah telah membentuk tim perlindungan jemaah haji yang siap siaga membantu jemaah haji Indonesia selama di Madinah.
JAKARTA - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah telah membentuk tim perlindungan jemaah haji yang siap siaga membantu jemaah haji Indonesia selama di Madinah.
“KJRI sudah membentuk tim yang namanya Tim Pelindungan Jemaah yang standby 24 jam di Madinah,” ucap Konjen Yusron B. Ambary usai menyambut jemaah haji di Madinah, Rabu (22/4/2026).
Yusron menjelaskan tim perlindungan jemaah ini hadir untuk membantu jemaah haji Indonesia yang terkena masalah terkait dengan aturan Arab Saudi yang dijembatani oleh petugas haji melalui daerah kerja (daker) Madinah.
“Jadi kami mengimbau kepada para petugas jika ada masalah menimpa jemaah, masalah hukum yang menimpa para jemaah, untuk segera menghubungi pihak Daker sehingga kami dari Tim Linjam bisa segera menindaklanjuti,” jelasnya.
Menurutnya jika persoalan yang terjadi dilaporkan sejak awal, masih ada keringanan dari pihak aparat penegak hukum Arab Saudi dan dapat selesai tanpa harus melalui proses hukum.
“Tapi kalau agak terlambat dan sudah berjalan proses hukumnya, ya itu harus dilanjutkan,” ujarnya.
Yusron juga meminta kepada jemaah haji Indonesia untuk terus mematuhi aturan-aturan yang berlaku di Arab Saudi seperti larangan mengambil foto sembarangan di Masjid Nabawi.
“Saya selalu bilang, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Artinya adalah aturan yang berlaku selama kita di Arab Saudi adalah aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Marilah kita sama-sama patuhi, kita ikuti sehingga kita semua terhindar dari masalah,” tandasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?