Selain Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Ini Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Gugur

Selain Pemimpin Tertinggi, militer Israel merilis daftar pejabat senior Iran yang juga dipastikan tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel.

Maret 1, 2026 - 16:30
Selain Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Ini Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Gugur

JAKARTA Kabinet Iran secara resmi menetapkan 40 hari masa berkabung nasional dan tujuh hari libur setelah mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei dilaporkan tewas akibat gempuran udara Amerika Serikat-Israel pada Sabtu siang waktu setempat.

Stasiun televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Minggu dini hari waktu setempat, beberapa jam setelah AS dan Israel mengklaim serangan udara mereka berhasil menargetkan Pemimpin Tertinggi.

Berdasarkan laporan kantor berita Fars yang berafiliasi dengan IRGC, Minggu (1/3/2026) serangan gabungan tersebut tidak hanya menewaskan Ali Khamenei, tetapi juga anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, dan cucu-cucunya.

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Gugur

Selain Pemimpin Tertinggi, militer Israel merilis daftar pejabat senior Iran yang juga dipastikan tewas dalam serangan tersebut, di antaranya:

  • Ali Shamkhani: Sekretaris Dewan Pertahanan Iran dan penasihat pribadi dekat Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dalam urusan keamanan.

  • Mohammad Pakpour: Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menjabat sejak Juni 2025.

  • Salah Asadi: Kepala Intelijen untuk Komando Darurat Iran dan perwira intelijen senior di Staf Umum.

  • Mohammad Shirazi: Kepala Kantor Militer Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei sejak tahun 1989.

  • Aziz Nasirzadeh: Menteri Pertahanan Iran, mantan komandan angkatan udara, dan wakil kepala staf angkatan bersenjata.

  • Hossein Jabal Amelian: Kepala SPND (Organisasi Riset dan Inovasi Pertahanan).

  • Reza Mozaffari-Nia: Mantan kepala SPND.

Respon Presiden Iran

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengecam keras tindakan tersebut dan menyebut pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei sebagai "kejahatan besar". Ia bersumpah bahwa pihak yang bertanggung jawab akan menghadapi konsekuensi serius.

"Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah," tegas pernyataan tersebut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow