Sekolah Rakyat di Bantur Siap Digunakan, MPLS Dimulai 31 Juli 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, memasuki tahap akhir. Secara teknis, seluruh bangunan utama telah siap digunakan sehingga kegiatan
MALANG - Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, memasuki tahap akhir. Secara teknis, seluruh bangunan utama telah siap digunakan sehingga kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan mulai berlangsung pada 31 Juli 2026.
Kesiapan tersebut dipastikan saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si bersama tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan monitoring langsung ke lokasi pembangunan, Jumat (24/7/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, memenuhi standar yang ditetapkan, sekaligus menjamin kualitas dan keamanan bangunan sebelum digunakan oleh para siswa.
Dalam peninjauan tersebut, Sekda bersama rombongan melihat perkembangan pembangunan di lapangan serta berdialog dengan pelaksana proyek terkait progres pekerjaan maupun sejumlah tahapan penyelesaian yang masih dilakukan.
Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Malang seluas 5,9 hektare. Kompleks pendidikan ini terdiri atas 17 bangunan, meliputi ruang kelas, asrama siswa, masjid atau tempat ibadah, kantin, hingga gedung serbaguna.
Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, aktivitas belajar mengajar dinilai sudah dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sekda Kabupaten Malang, Budiar, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang telah menunjuk Kabupaten Malang sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
"Semoga dengan hadirnya Sekolah Rakyat ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang, khususnya bagi anak-anak generasi muda Kabupaten Malang," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga diharapkan menjadi ikon baru bagi kawasan Malang Selatan.
Selain memastikan kesiapan sarana pendidikan, Budiar juga memberikan motivasi kepada calon peserta didik yang dalam waktu dekat akan mengikuti MPLS.
"Semangat, karena para siswa siswi ini akan didik Bela Negara, saya yakin anak-anak ini nantinya fisik dan mentalnya akan ditempa di Sekolah Rakyat ini," pungkasnya.
Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia di wilayah Malang Selatan melalui fasilitas belajar yang lebih lengkap, aman, dan representatif. (*)
Apa Reaksi Anda?