Sambut Wajib Halal Oktober 2026, Halal Center Unisma Turun Langsung Edukasi Pelaku UMK di Malang
Halal Center Universitas Islam Malang (Unisma) turut berpartisipasi dalam Gerakan Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026
MALANG - Halal Center Universitas Islam Malang (Unisma) turut berpartisipasi dalam Gerakan Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 yang dilaksanakan serentak di 2.183 titik di seluruh Indonesia. Di Kota Malang, kegiatan berlangsung pada 4 Juni 2026 di Pasar Sawojajar melalui kolaborasi antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag), serta Halal Center Unisma.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil (UMK), mengenai pentingnya sertifikasi halal. Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, sertifikasi halal juga menjadi jaminan kualitas produk, perlindungan konsumen, serta sarana meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.
Melalui pendekatan langsung di lapangan, tim sosialisasi memberikan edukasi kepada para pelaku usaha mengenai kebijakan Wajib Halal Oktober 2026, prosedur sertifikasi halal, serta manfaat yang diperoleh setelah memiliki sertifikat halal.
Program ini merupakan kelanjutan dari tahapan implementasi sertifikasi halal yang telah diberlakukan bagi usaha menengah dan besar sejak Oktober 2024. Pada tahap Oktober 2026, kebijakan wajib halal diperluas tidak hanya untuk produk makanan dan minuman, tetapi juga mencakup berbagai produk usaha mikro dan kecil serta produk impor yang beredar di Indonesia.
Kepala Halal Center Unisma, Prof. Novi Arfarita, menyampaikan bahwa sosialisasi langsung sangat penting untuk memastikan pelaku usaha memahami ketentuan dan manfaat sertifikasi halal. “Wajib Halal Oktober 2026 bukan sekadar pemenuhan regulasi, tetapi juga upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk. Kami mengajak seluruh pelaku UMK untuk segera mempersiapkan sertifikasi halal produknya,” ujarnya.
Prof. Novi juga mengapresiasi peran Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi pelaku usaha. Ia berharap para pendamping terus aktif memberikan edukasi dan pendampingan sehingga semakin banyak UMK yang berhasil memperoleh sertifikat halal. Melalui kegiatan ini, Halal Center Unisma menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan ekosistem halal nasional serta mendorong kesiapan pelaku usaha menghadapi implementasi Wajib Halal Oktober 2026. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Apa Reaksi Anda?